Garuda Tergelincir, Landasan Pacu 21 Bandara Makassar Ditutup

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia yang tergelincir di Landasan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, 2 Juni 2015. Pesawat ini bergeser sekitar satu meter dari landasan pacu. TEMPO/Fahmi Ali

    Pesawat Garuda Indonesia yang tergelincir di Landasan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, 2 Juni 2015. Pesawat ini bergeser sekitar satu meter dari landasan pacu. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Landasan pacu (runway) 21 Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, ditutup setelah tergelincirnya pesawat Garuda Indonesia hari ini, 1 Juli 2020. Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan menyebut, landasan pacu ditutup sampai pukul 24.00 WITA.

    "Runway 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ditutup hingga pukul 24.00 WITA berdasarkan NOTAM A1460/20," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Juli 2020.

    Meski begitu, Handy memastikan, beberapa penerbangan berikutnya tetap beroperasi normal dan tidak ada keterlambatan. Pesawat akan dialihkan untuk lepas landas dan mendarat di runway 13-31.

    "Insiden ini tidak berdampak terhadap operasional penerbangan selanjutnya karena Bandara Sultan Hasanuddin memiliki dua runway," kata dia.

    Pesawat GA 613 tergelincir ketika akan lepas landas menuju Bandara Soekarno Hatta Jakarta pukul 18.56 WITA. Menurut Handy, 14 penumpang dan 12 kru pesawat selamat. Seluruhnya telah dievakuasi ke terminal.

    Sementara itu, pesawat tidak mengalami kerusakan berarti. Hingga 21.00 WITA, petugas masih berupaya memindahkan pesawat menggunakan mobil pendorong.

    Garuda Indonesia dan Angkasa Pura masih menginvestigasi penyebab kejadian tersebut. Dia mengutarakan, Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar juga berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menindaklanjuti penanganan insiden itu.

    "Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden pesawat Garuda Indonesia ini. Angkasa Pura I senantiasa mengutamakan kenyamanan pengguna jasa bandara, termasuk ketika dalam kondisi gangguan operasional penerbangan," ujar Handy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.