Sesudah Slogan, Erick Thohir Ganti Logo BUMN Era Rini Soemarno

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peresmian pengoperasian Laboratorium Biomolekuler PCR milik RS PHC oleh Menteri BUMN Erick Thohir di RS PHC Sabtu, 9 Mei 2020, yang didampingi Direktur Utama Pelindo III Doso Agung dan Direktur Utama RS PHC Abdul Rofid Fanany.

    Peresmian pengoperasian Laboratorium Biomolekuler PCR milik RS PHC oleh Menteri BUMN Erick Thohir di RS PHC Sabtu, 9 Mei 2020, yang didampingi Direktur Utama Pelindo III Doso Agung dan Direktur Utama RS PHC Abdul Rofid Fanany.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir resmi mengganti logo kementerian yang membawahi banyak  perusahaan plat merah. Melalui peresmian sederhana di halaman depan gedung kementerian,
    logo peninggalan Menteri BUMN era 2014-2019 Rini Soemarno sudah tak digunakan lagi.

    “Saya tidak mau perubahan logo hanya pencitraan tapi ada makna. Kita harap transformasi yang kita sepakati harus terus dijalankan baik-baik. Kita harus jalankan,” kata Erick saat peresmian yang disiarkan secara virtual, Rabu 1 Juni 2020.

    Adapun logo Kementerian BUMN yang baru diresmikan oleh Erick ini menggunakan gambar burung Garuda yang menjadi simbol negara Indonesia ditambah dengan tipografi bertuliskan BUMN menggunakan corak hijau dan biru gelap. Sementara, logo peninggalan Rini Soemarno menggunakan warna dominan kuning dan biru dengan bentuk lingkaran di tengahnya.

    Erick mengatakan, logo ini sengaja dibuat agak lebih modern karena sebagian besar penduduk Indonesia saat ini berusia muda. Ia juga bermaksud ingin menjadikan penggantian logo ini sebagai momentum perubahan di tubuh perseroan-perseroan.

    “Tentu juga kita ingin menguatkan karakter dan semangat baru dari logo. Kita perlu pondasi yang kuat, nilai panduan kita bergerak,” ucap Erick.

    Tak hanya logo, sebelumnya Erick juga sudah mengganti slogan peninggalan Rini Soemarno yang semula berbunyi “BUMN Hadir untuk negeri” yang diresmikan pada tahun 2015. Pada April kemarin slogan diubah menjadi “BUMN untuk Indonesia”.

    Erick Thohir mengatakan slogan anyar ini memiliki makna agar BUMN bermanfaat bagi bangsa untuk cakupan yang lebih luas. Ia juga berharap, dengan adanya semangat baru, perusahaan-perusahaan pelat merah akan semakin mendunia. 

    Lebih jauh, menurut Erick Thohir, perayaan ulang tahun Kementerian BUMN yang berlangsung di tengah pandemi virus corona ini telah memberikan pelajaran tentang banyak hal. Utamanya terkait supply chain atau rantai pasokan yang terganggu.

    Ia juga menekankan agar para pejabat di BUMN benar-benar mengikuti model karakter yang ia minta. Dalam hal ini akhlak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahaya dan Manfaat yang Kita Dapat dari Mengkonsumsi Kayu Manis

    Kayu Manis banyak memiliki khasiat yang baik untuk tubuh kita. Namun beberapa jenis penyakit dapat terpicu bila kelewat sering mengonsumsi kayu manis.