IHSG Ditutup Menguat Tipis di Level 4.914,39, Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, JakartaIndeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Bursa Efek Indonesia pada sore hari ini kembali ditutup menguat tipis seperti hari sebelumnya.

    IHSG sore hari ini ditutup menguat 9 poin atau 0,18 persen ke posisi 4.914,39. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,18 poin atau 0,42 persen menjadi 759,38.

    "Untuk hari ini, sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG antara lain kinerja emiten di kuartal I 2020, data inflasi yang lebih tinggi dari konsensus, dan dari eksternal yaitu naiknya data manufaktur Cina di bulan Juni," kata analis Indo Premier Sekuritas Mino di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2020.

    Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada Juni 2020 mencapai sebesar 0,18 persen. Dengan perkembangan tersebut, maka laju inflasi tahun kalender Januari-Juni 2020 tercatat sebesar 1,09 persen, dan secara tahunan sebesar 1,96 persen.

    Dibuka menguat, sejam kemudian IHSG melemah hingga penutupan sesi pertama. Di sesi kedua, IHSG masih melemah namun berhasil kembali ke zona hijau jelang penutupan perdagangan saham.

    Secara sektoral, lima sektor meningkat dimana sektor pertambangan naik paling tinggi yaitu 1,08 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor pertanian masing-masing 1,03 persen dan 0,59 persen.

    Sedangkan lima sektor terkoreksi dimana sektor properti turun paling dalam yaitu minus 0,99 persen, diikuti sektor konsumer dan sektor infrastruktur masing-masing minus 0,8 persen dan minus 0,61 persen.

    Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau 'net foreign sell' sebesar Rp 377,8 miliar.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 556.885 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 6,78 miliar lembar saham senilai Rp 6,18 triliun. Sebanyak 161 saham naik, 242 saham menurun, dan 165 saham tidak bergerak nilainya.

    Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 166,41 poin atau 0,75 persen ke 22.121,73, indeks Shanghai naik 41,31 poin atau 1,38 persen menjadi 3.025,98, dan indeks Straits Times menguat 20,55 poin atau 0,79 persen ke 2.610,46.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.