Arahan Sri Mulyani: BRI Salurkan Kredit Rp 122,5 T selama 6 Bulan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat dengan Komisi XI DPR RI membahas Asumsi Dasar Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) dan RAPBN 2021. Foto ini diunggah di Instagram pada Rabu, 24 Juni 2020. Instagram.com/@smindrawati

    Gaya Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat dengan Komisi XI DPR RI membahas Asumsi Dasar Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) dan RAPBN 2021. Foto ini diunggah di Instagram pada Rabu, 24 Juni 2020. Instagram.com/@smindrawati

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani menugaskan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI untuk menyalurkan kredit senilai Rp122,5 triliun dalam 6 bulan ke depan.

    Dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi XI DPR RI, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan pemerintah sudah menugaskan bank BUMN untuk menyalurkan kredit sebagai upaya pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

    "Untuk BRI, ekspansi kredit difokuskan kepada segmen UMKM," paparnya, Senin 29 Juni 2020. Setiap perbankan anggota Himbara mendapat tugas sesuai spesifikasinya

    Menurut Sri Mulyani, dalam 6 bulan ke depan rencana ekspansi kredit emiten bersandi saham BBRI itu mencapai Rp122,5 triliun. Komposisi segmen mikro sebesar 88,87 persen atau Rp108,8 triliun.

    Ekspansi tersebut akan difokuskan ke sektor produksi (non perdagangan) sebesar Rp71,32 triliun atau 58,21 persen. Adapun, area penyaluran kredit UMKM didominasi di daerah rural sebesar Rp69,04 triliun atau 56,35 persen, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pedesaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.