Ahok Justru Beryukur Gagal Bikin Hotel dan Resor

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjawab pertanyaan wartawan saat meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan usai menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin, 9 Desember 2019. ANTARA

    Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjawab pertanyaan wartawan saat meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan usai menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin, 9 Desember 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sempat berencana membangun hotel dan resor di tepi pantai bersama koleganya. Keinginan itu muncul saat ia masih menjalani hukuman bui di Mako Brimob, Depok. 

    "Ketika ditahan (di dalam penjara), saya pingin punya hotel hotel dan resor. Saat itu ada teman saya datang dan saya bilang untuk bikin di pantai, di gunung," tutur Ahok dalam wawancara bersama Andy Noya dalam tayangan KickAndy Show, Sabtu petang, 27 Juni 2020. 

    Namun, belum juga niat tersebut terlaksana, kolega yang hendak digandeng Ahok untuk membangun fasilitas akomodasi di tempat wisata itu tutup usia.

    Ahok pun mengaku sempat gamang. "Waduh, saya bilang jadi apa enggak ya, dan ternyata enggak jadi." 

    Meski membatalkan rencana bisnis ini, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut justru bersyukur. Sebab, seandainya rencana terlaksana, dia membayangkan bakal menemui sejumlah hambatan terkait penyelesaian konstruksi dengan adanya pandemi corona. 

    "Kalau kemarin saya bangun hotel, belum jadi, utang bertambah karena situasi Coivd-19," tutur Ahok.

    Ahok membayangkan, seumpama keinginan itu dieksekusi di tengah pandemi dan dirinya tak mampu membayar utang kepada bank, tanah yang dimiliki tersebut akan disita. 

    Dari peristiwa itu, Ahok berpesan agar masyarakat selalu menikmati hal-hal yang terjadi saat ini. Selanjutnya, ia menyarankan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi dengan rajin berolahraga. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.