Sri Mulyani Bicara Soal Lomba Video New Normal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama (kiri) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan konferensi pers seusai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 11 Februari 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama (kiri) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan konferensi pers seusai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 11 Februari 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan hadiah lomba video inovasi new normal yang diikuti pemerintah daerah diberikan tunai agar langsung dibuat untuk kampanye.

    "Kemarin kami sampaikan seluruh pemerintah daerah untuk dibuat protokol kesehatan dan kami sayembarakan. Mana yang paling bagus, kami kasih hadiah sama pak Mendagri (Tito Karnavian), duit ini cash supaya mereka langsung bikin untuk kampanye," kata Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Sabtu, 27 Juni 2020.

    Menurut dia, kampanye ditujukan agar menggairahkan berbagai sektor seperti pasar hingga madrasah, pesantren, sekolah, dengan tetap melakukan protokol kesehatan.

    "Supaya mulai terjadi aktivitas, namun mulai protokol kesehatan," ujarnya.

    Lomba video inovasi atau lengkapnya Lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 menjadi bahan pergunjingan publik. Banyak orang tercengang melihat ada dana Rp 186 miliar untuk hadiah lomba video yang hanya berdurasi 1,5 menit itu.

    Hadiah pertama Rp 3 miliar, hadiah kedua Rp 2 miliar, dan hadiah ketiga Rp 1 miliar untuk setiap sektor yang dilombakan.

    Kategorinya pun banyak dan Rp 186 miliar habis untuk hadiah. Peserta lomba atas nama provinsi, kota, kabupaten, dan kabupaten tertinggal.

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan di forum Dewan Perwakilan Rakyat. Menurut dia, lomba itu merupakan taktik menyalurkan bantuan dana ke daerah. Sumber uangnya dari Dana Insentif Daerah yang anggarannya sudah tersedia di Kementerian Keuangan.

    Agar daerah terangsang membuat video yang menjelaskan kesiapan new normal, lomba itu dipakai iming-iming menyalurkan insentif. Daerah diminta membuat formulasi bagaimana memberlakukan protokol kesehatan. Menurut Tito, lomba itu sebagai bentuk stimulasi dari pemerintah untuk prakondisi sebelum pemberlakuan new normal.

    HENDARTYO HANGGI

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.