Anjlok 0,95 Persen, IHSG Dibuka di Zona Merah

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diawal Juni 2020, market menunjukkan adanya pertumbuhan positif, meskipun selama setahun terakhir IHSG masih minus 20.31%, namun selama sebulan terakhir, IHSG tumbuh 6.86%.

    Diawal Juni 2020, market menunjukkan adanya pertumbuhan positif, meskipun selama setahun terakhir IHSG masih minus 20.31%, namun selama sebulan terakhir, IHSG tumbuh 6.86%.

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali berada di zona merah pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis, 25 Juni 2020.

    Melansir data RTI, pukul pada 09.04 WIB, IHSG berada pada level 4.917,7 atau turun 47,0 poin (0,95 persen) dibanding penutupan sebelumnya di 4.964,7.

    Sebanyak 47 saham terpantau melaju di zona hijau, sementara 187 saham berada di zona merah. Sedangkan 98 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat mencapai Rp 625,4 miliar dengan volume 707,9 juta saham.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan peluang technical rebound kembali terlihat dalam pola gerak IHSG setelah melalui fase konsolidasi wajar dalam beberapa waktu yang lalu. Sesisten level terdekat sedang berusaha digeser ke arah yang lebih baik.

    Namun, kata dia, mengingat investor asing yang masih mencatatkan capital outflow secara year to date maka peluang pelemahan masih cukup besar. "Momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek," kata William dalam keterangan tertulis, Kamis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.