PT Pos Tambah Titik Penyaluran Bantuan Sosial Tunai

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Pos Indonesia menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada penerima bantuan di Kantor Kelurahan Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah, Jumat 15 Mei 2020. Sebanyak 26.407 warga Kota Solo yang terdampak Pandemi COVID-19 mulai menerima BST sebesar Rp600 ribu yang disalurkan setiap tiga bulan pada April, Mei dan Juni. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    Petugas Pos Indonesia menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada penerima bantuan di Kantor Kelurahan Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah, Jumat 15 Mei 2020. Sebanyak 26.407 warga Kota Solo yang terdampak Pandemi COVID-19 mulai menerima BST sebesar Rp600 ribu yang disalurkan setiap tiga bulan pada April, Mei dan Juni. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pos Indonesia selaku BUMN logistik yang mendapat tugas pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) menambah titik layanan bagi masyarakat atau penerima bantuan yang terkena dampak pandemi Covid-19.

    "Kami melakukan penambahan titik layanan, baik di jaringan milik PT Pos sendiri maupun melalui komunitas, seperti kantor kelurahan atau kantor desa dan lokasi lainnya," kata  Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Ihwan Sutardiyanta di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020.

    Selain menambah titik penyaluran, PT Pos Indonesia menambah waktu layanan dari yang semula sampai pukul 17.00 WIB menjadi sampai pukul 22.00 WIB. Bahkan, di beberapa komunitas, layanan BST dilakukan sampai dini hari.

    Ada dua mitra penyalur BST selama tiga tahap, yakni PT Pos Indonesia yang menyalurkan kepada sekitar 8,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan sisanya disalurkan Himpunan Bank Negara (Himbara). Total penerima bansos tunai sembilan juta KPM di seluruh Indonesia.

    Sejauh ini, PT Pos Indonesia sudah menyalurkan BST senilai Rp 600 ribu per KPM tersebut dalam dua tahap. Realisasi tahap pertama 100 persen atau sekitar 7,2 juta KPM, sedangkan tahap kedua 88 persen.

    Ketua Tim Bantuan Sosial PT Pos Indonesia Husein Haris mengatakan pembayaran BST untuk KPM dilakukan di loket Kantor Pos Indonesia dan komunitas dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19.

    "Kita lakukan dengan penjadwalan pembayaran sesuai dengan kapasitas loket/komunitas per harinya," katanya.

    PT Pos juga menerapkan kebijakan jaga jarak dengan menyiapkan kursi berjarak, air dan sabun, cairan pembersih tangan, dan menyiagakan petugas untuk mengecek suhu tubuh KPM dengan alat pengetes, "thermogun".

    PT Pos juga melakukan kerja sama dengan Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, dan RT/RW untuk proses penjadwalan pembayaran dan pelaksanaan pembayaran. Aparat keamanan juga ditugaskan untuk mengatur kelancaran antrean para penerima bantuan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.