New Normal, Angkasa Pura Maksimalkan Jadwal Slot Time Penerbangan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Bandar Udara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat.

    Bandar Udara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator bandara kini tengah menyelesaikan pelbagai isu yang berpotensi menjadi persoalan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi dan normal baru (new normal) agar tidak terjadi penumpukan di terminal. Salah satunya terkait slot time atau waktu terbang.

    President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya sedang memaksimalkan slot time untuk mendorong persebaran jadwal penerbangan. Upaya ini dilakukan agar jadwal penerbangan maupun pendaratan tidak menumpuk pada satu waktu.

    "Komunikasi akan dilakukan dengan pihak terkait termasuk maskapai agar tidak ada lagi saling mengajukan penerbangan hanya di jam-jam tertentu sehingga banyak alternatif pilihan jam penerbangan bagi para pengguna jasa,” ujar Awaluddin dalam keterangannya, Senin petang, 22 Juni 2020.

    Selain slot time, Awaluddin menuturkan ada isu lainnya harus diselesaikan oleh stakeholder transportasi udara. Di antaranya perihal rute penerbangan dan frekuensi penerbangan di dalam satu rute. Menurut dia, kini operator bandara maupun pesawat harus sama-sama kembali mengaktifkan rute penerbangan.

    Dia memastikan pelaku usaha di sektor transportasi udara sudah berencana melihat peluang dan membahas pembukaan rute yang sebelumnya sempat ditutup karena pandemi. Nantinya, rute yang akan dibuka lebih dulu ialah yang memiliki potensi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Adapun di rute yang sudah aktif, frekuensi penerbangan harus ditingkatkan secara bertahap.

    Karena itu, Awaluddin memandang perlu adanya peningkatan kolaborasi antara stakeholder guna membawa sektor penerbangan kembali pulih atau rebound.
    “Sektor penerbangan nasional memiliki kemampuan berkontribusi besar dalam mendukung aktivitas dan perekonomian Indonesia," ucapnya.

    Sebagai langkah untuk menghidupkan kembali rute, Awaluddin memandang perlu ada upaya bersama-sama untuk menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat. Salah satu caranya adalah memastikan prosedur yang mengedepankan kesehatan, keselamatan, dan keamanan penerbangan terpenuhi.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.