Wamenkeu: Rapat Virtual Efektif Tekan Anggaran Perjalanan Dinas

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sambutan dalam acara Indonesia Banking Expo 2019 di Jakarta, Rabu, 6 November 2019. ANTARA

    Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sambutan dalam acara Indonesia Banking Expo 2019 di Jakarta, Rabu, 6 November 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebutkan pandemi virus Corona atau Covid-19 yang berimplikasi pada pembatasan sosial telah membentuk pola hidup baru dalam pola kerja di kementerian dan lembaga pemerintah. Salah satunya terlihat dalam penyelenggaraan rapat virtual yang berimplikasi pada penggunaan anggaran

    Dalam situasi pandemi, kata Suahasil, Kementerian Keuangan menggelar semua rapat dan pertemuan melalui video conference. "Itu artinya pemerintah menghemat semua anggaran untuk perjalanan dinas ke luar kota dan luar negeri," katanya saat memberi kata sambutan dalam acara Public Expenditure Review World Bank, Senin, 22 Juni 2020.

    Walhasil anggaran yang biasanya dikeluarkan pemerintah perjalanan dinas, baik di dalam maupun luar negeri yang sangat besar itu bisa ditekan. Itu belum termasuk biaya sewa hotel dan penyediaan makanan saat rapat.

    Sebelum era Covid-19, Suahasil menilai situasi tersebut sangat normal dan tidak menjadi masalah. Namun, pemerintah berjanji akan mempertahankan efektivitas dan efisiensi anggaran hingga periode pasca Covid-19.

    Lebih jauh Suahasil mencontohkan, di periode sebelumnya, ketika menggelar lima kali rapat maka harus disediakan snack untuk setiap rapat. "Bisa dibayangkan berapa besar anggaran yang bisa kita hemat. Kami ingin memastikan budaya baru dapat dilanjutkan setelah ini," ucapnya.

    Apalagi pemerintah tengah menyusun Rancangan APBN 2021. Suahasil menjelaskan pemerintah akan tetap melakukan penghematan sekaligus memastikan anggaran untuk sektor-sektor utama, misalnya kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang berguna bagi masyarakat.

    Penghematan tersebut sejalan dengan fokus pemerintah untuk memastikan semua anggaran dapat dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. "Rancangan APBN 2021 tidak akan kembali pada situasi anggaran ketika 2019 atau tahun sebelumnya," ujarnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.