Saham Telkom Paling Banyak Ditransaksikan Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Memperingati 20 tahun kiprahnya di bursa saham, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melakukan seremoni pembukaan perdagangan saham, Senin, 2 November 2015, di Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Memperingati 20 tahun kiprahnya di bursa saham, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melakukan seremoni pembukaan perdagangan saham, Senin, 2 November 2015, di Bursa Efek Indonesia (BEI).

    TEMPO.CO, Jakarta - Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom tercatat sebagai saham yang paling aktif ditransaksikan dalam perdagangan sepekan, 15-19 Juni 2020. Pada pekan yang sama, Telkom menggelar rapat umum pemegang saham yang menentukan pembagian laba bersih untuk dividen dan perubahan pengurus.

    Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, perdagangan saham Telkom mencapai 121.267 kali dengan volume 1,36 miliar lembar senilai Rp 4,37 triliun. Posisi Telkom disusul saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk. di urutan kedua dan ketiga.

    Secara umum total perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada pekan ini mencapai 41,89 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp 39,62 triliun. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan terakhir ditutup menguat 1,27 persen ke posisi 4.942,27.

    Dalam sepekan, saham Telkom naik 8,25 persen. Kenaikan saham Telkom turut menopang pergerakan indeks di mana saham Telkom menjadi konstituen. Misal, indeks LQ45 (2,04 persen), Bisnis-27 (1,4 persen), dan SMInfra18 (4,10 persen).

    Sementara itu, pada perdagangan Jumat, hari di mana perseroan menggelar RUPS, saham Telkom ditutup stagnan di level 3.280. Adapun selama empat sesi, saham Telkom terus menguat menjelang RUPS. Adapun RUPS akhirnya menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 15,26 triliun atau Rp 154,06 per saham. 

    Jumlah tersebut merupakan 81,78 persen dari laba bersih TLKM pada tahun buku 2019 yang mencapai Rp 18,03 triliun. Besaran dividen tersebut terdiri atas 60 persen dividen tunai dan 21,78 persen dividen spesial.

    RUPS juga menyetujui pengangkatan Co Founder sekaligus Presiden Direktur Bukalapak M. Fajrin Rasyid sebagai Direktur Digital Business Telkom. Kabar penunjukan Fajrin sudah mencuat di kalangan pelaku pasar. Terlebih, Menteri BUMN Erick Thohir memberikan 'kode' akan ada direktur berusia di bawah 40 tahun yang menghuni dewan direksi Telkom.

    Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan perseroan memang berencana menggenjot layanan digitalnya, sehingga dibutuhkan sosok yang memahami dan memiliki kompetensi di industri digital.

    “Dan yang dipilih pemegang saham adalah Mas Fajrin ini. Jadi kalau kabinet punya ‘Mas Menteri’, kami punya ‘Mas Direktur’,” ujar Ririek dalam konferensi pers via layanan streaming, Jumat (19/6/2020) malam.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.