Pendiri Bukalapak Jadi Bos Telkom, Erick Thohir: Sudah Teruji

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir memposting foto dirinya dengan berterimakasih pada seluruh karyawan BUMN karena berada paling depan dalam melayani masyarakat, ditengah wabah Corona, pada akun instagramnya. Foto/Intagaram/erickthohir

    Menteri BUMN Erick Thohir memposting foto dirinya dengan berterimakasih pada seluruh karyawan BUMN karena berada paling depan dalam melayani masyarakat, ditengah wabah Corona, pada akun instagramnya. Foto/Intagaram/erickthohir

    TEMPO.CO, Jakarta - Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak, Muhammad Fajrin Rasyid telah resmi ditunjuk sebagai Direktur Digital Business PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. atau Telkom dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan hari ini. Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir pun mengungkapkan alasannya menunjuk Fajrin sebagai salah satu direksi Telkom.

    "Fajrin merupakan figur anak muda yang sudah teruji kiprah dan karyanya di bisnis digital," ucap Erick Thohir dalam keterangan resmi, Jumat 19 Juni 2020.

    Meski masih muda, Erick mempercayai rekam jejak dan pengalaman Co Founder dan Presiden Bukalapak ini dalam mengembangkan bisnis digital. Oleh karenanya, ia menilai Fajrin Rasyid adalah orang yang tempat untuk memimpin pengembangan bisnis digital Telkom.

    Erick sebelumnya juga menyampaikan, bahwa sebagai BUMN, Telkom harus bisa mempercepat dan memperkuat strategi bisnisnya. Oleh karenanya, transformasi bisnis perseroan diperlukan apalagi saat ini pandemi Covid-19.

    Dengan tantangan yang semakin besar, kata Erick, semua jajaran direksi Telkom yang baru memiliki key performance indicator (KPI) yang terukur. "Saya sudah sampaikan pada mereka bahwa harus siap dicopot bila tidak memenuhi target-targetnya," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.