Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp 14.065 per Dolar AS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi mendongkrak harga makanan dan minuman olahan usai Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi mendongkrak harga makanan dan minuman olahan usai Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada hari ini, 19 Juni 2020, diprediksi menguat tipis di tengah variasi sentimen eksternal dan domestik.

    Rupiah Jumat pagi bergerak naik 13 poin atau 0,09 persen menjadi Rp 14.065 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.078 per dolar AS.

    "Sesuai ekspektasi, BI memangkas suku bunga acuannya yang tentunya memberikan sentimen positif untuk rupiah, karena pemangkasan bisa membantu meningkatkan aktivitas ekonomi Indonesia.," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat.

    Namun, lanjut Ariston, faktor penggerak rupiah bukan hanya terkait penurunan suku bunga BI saja. Rupiah dinilai masih sangat rentan dengan faktor dari luar.

    "Saat ini dari luar masih ada tarik menarik antara sentimen positif dan negatif sehingga rupiah belakangan ini bergerak tipis," katanya.

    Ariston menambahkan, pembukaan ekonomi kembali di tengah pandemi memberikan sentimen positif ke pasar, termasuk ekonomi new normal di Indonesia.

    Namun di sisi lain, pasar masih mewaspadai peningkatan penyebaran virus Covid-19 dan gelombang kedua yang bisa menurunkan kembali aktivitas ekonomi.

    "Ketegangan geopolitik regional di Asia antara dua Korea serta China dan India, juga bisa menahan penguatan rupiah terhadap dolar AS," ujar Ariston.

    Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak menguat tipis lagi ke kisaran Rp 14.000 per dolar AS dan potensi pelemahan ke Rp 14.100 per dolar AS.

    Pada Kamis (18/6), rupiah menguat 5 poin atau 0,04 persen menjadi Rp14.078 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.083 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.