Resmikan Stasiun Terpadu, Erick Thohir Titip 3 Hal ke Dirut KAI

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo saat meninjau Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 12 Maret 2020.

    Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo saat meninjau Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 12 Maret 2020.

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir berpesan setidaknya tiga hal kepada Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo kala meresmikan Stasiun Terpadu DKI Jakarta di Stasiun Tanah Abang pada hari ini, Rabu, 17 Juni 2020.  "Saya titip tiga hal. Satu, protokol Covid-19 harus disiplin," ujar Erick kala memberi pidato sambutan.

    Selain itu, ia mengatakan manajemen PT KAI juga harus menjaga kebersihan di stasiun. Terakhir, Erick mengingatkan Didiek agar mengantisipasi perubahan sosial di masyarakat. "Apalagi kita akan membangun TOD-TOD pasti perubahan di sosial akan terjadi, ini harus diantisipasi," ujar dia. ia tak ingin perseroan telat mengantisipasi perubahan tersebut.

    hari ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan stasiun terpadu di Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Sudirman, Jakarta. Saat ini, empat stasiun telah terintegrasi dan tertata, antara lain Stasiun Tanah Abang, Stasiun Sudirman, Stasiun Senen, dan Stasiun Juanda.

    Proyek stasiun terpadu itu nantinya akan dikelola oleh perusahaan patungan antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT MRT Jakarta (Perseroda), yaitu PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek. Kelarnya penataan di empat stasiun tersebut, menurut Erick, adalah bukti bahwa Indonesia bukan merupakan bangsa wacana.

    "Yang selama ini stigma bahwa bangsa Indonesia itu hanya bangsa wacana, hari ini terbuktii, dengan segala kesulitan kita bisa lihat kita bisa mengimplementasikan sesuatu yang tadinya sangat berat kalau gotong royong buktinya bisa hari ini," ujar Erick. Di samping itu, ia pun mengatakan bahwa Indonesia harus membuktikan bisa menjadi adaptif di situasi pandemi saat ini. Ia mengatakan masyarakat harus bisa melaksanakan kegiatan normalnya saat ini.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pengembangan stasiun terpadu di empat titik tersebut menghabiskan dana sekitar Rp 25 miliar. Adapun pembangunan berlangsung sekitar lima bulan.

    Ke depannya akan ada lima stasiun lagi yang akan diintegrasikan, antara lain Stasiun Manggarai, Stasiun Teber, Stasiun Gondangdia, Stasiun Palmerah, dan Stasiun Kota yang diperkirakan butuh dana Rp 40 miliar. "Mudah-mudahan bisa selesai dalam tiga bulan," ujar Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.