Terkerek Bursa Global, IHSG Ditutup Menguat 170,12 Poin

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 3,53 persen pada perdagangan hari ini, Selasa 16 Juni 2020. Moncernya pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini tak lepas dari tren positif bursa Asia, bahkan global. 

    Pada penutupan perdagangan sesi II, IHSG menguat 3,53 persen atau 170,12 poin menjadi 4.986,46. Sepanjang hari indeks bergerak di rentang 4.821,47 - 4.989,53. Pada akhir perdagangan, terpantau 341 saham menguat, 102 saham melemah, dan 144 saham stagnan.

    Pada akhir sesi sebelumnya, penguatan IHSG baru sebesar 3,02 persen atau 145,38 poin menjadi 4.961,72. Terpantau 299 saham menguat, 115 saham koreksi, dan 140 saham stagnan.

    Sejumlah emiten berkapitalisasi pasar jumbo di sektor perbankan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memimpin penguatan dengan lonjakan 7,93 persen. Selanjutnya, saham BBNI menguat 9,76 persen, TLKM naik 3,56 persen, BBCA menghijau 4,73 persen, dan PGAS menguat 12,56 persen.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.