Marak Aksi Ambil Untung, Siang Ini IHSG Melemah 24,99 Poin

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sempat rebound, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I hari ini, Kamis 11 Juni 2020 dengan pelemahan 0,51 persen. IHSG terperosok 24,99 poin menjadi 4.895,69.

    Sebelumnya saat pembukaan, IHSG turun 1,39 persen ke level 4.852. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di rentang 4.812,19 - 4.931,24.

    Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan aksi ambil untung (profit taking). Hal itu membuat banyak saham yang menarik untuk dibeli secara valuasi. Menurut dia, IHSG bakal menguji level 4.879 sampai 4.961.

    "Kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan buy on weakness atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari sektor farmasi, telko, logam emas, ritel, bank, batu bara dan properti dalam perdagangan Kamis ini," tulis Edwin dalam risetnya, Kamis siang.

    Edwin menambahkan, pergerakan harga komoditas saat ini cukup beragam dengan harga minyak, emas, timah dan nikel mengalami penguatan masing-masing sebesar 1,90 persen, 1,56 persen, 1,66 persen dan 0,74 persen. Penguatan itu berpotensi mengangkat saham dibawah komoditas tersebut sementara perlu dicermati dampak dari penurunan harga komoditas crude palm oil dan batu bara dalam perdagangan Kamis ini.

    Siang ini, terpantau 143 saham menguat, 239 saham melemah, dan 150 saham stagnan. Total transaksi mencapai Rp5,54 triliun dengan frekuensi 468.842 kali transaksi.

    Investor asing tercatat melakukan net sell Rp 216,19 miliar. Sejumlah saham yang paling banyak dijual asing adalah TLKM dengan net sell sebesar Rp 152,6 miliar, ASII Rp 26 miliar, UNTR Rp 17,9 miliar, HMSP Rp 7,6 miliar, dan BMTR Rp 7,5 miliar.

    Sementara itu, tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di level 4.806 sampai dengan 5.094. "Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak melemah dan ditradingkan pada level 4.806-5.094," sebut tim dalam riset Kamis.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?