PT Taspen: Sudah 21 Pensiunan PNS Membuka Kios Warga

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taspen berhasil masuk dalam TOP 45 Inovasi Layanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    Taspen berhasil masuk dalam TOP 45 Inovasi Layanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga 31 Maret 2020, sebanyak 21 pensiunan PNS di sejumlah daerah di Indonesia sudah membuka Kios Warga. Ini adalah program bisnis bagi pensiunan PNS yang diluncurkan oleh PT Taspen (Persero). 

    "Semua pensiunan," kata Direktur Utama Taspen, Antonius Kosasih saat dihubungi Tempo di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020.

    Sebanyak 21 pensiunan PNS ini mendapatkan modal kerja dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Jumlahnya sekitar Rp 25 juta sampai Rp 40 juta. Selain 21 pensiunan ini, Antonius menyebut ada juga 58 pensiunan yang sudah mengajukan permohonan untuk membuka usaha Kios Warga.

    Program Kios Warga ini adalah satu dari sejumlah produk dalam program Wirausaha Pintar PT Taspen. Program ini diluncurkan untuk membantu PNS di masa pensiun. Sekarang, 2,7 juta dari 6,8 juta anggota Taspen adalah pensiunan.

    Dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Antonius menyebut 93 persen PNS belum mengetahui kegiatan pasca pensiun. Selain itu, 7 dari 10 PNS tetap harus bekerja setelah pensiun.

    Selain pembiayaan, BRI pun akan mengajak peserta Kios Warga menjadi agen Brilink. Lalu, BRI juga akan membantu penyediaan produk dari UMKM unggulan binaan mereka. Terakhir, ada juga PT Jaring Sistem Semester (JSS) yang menyediakan aplikasi sehingga pensiunan PNS bisa memesan kebutuhan untuk kios mereka secara online.

    Saat ini, kata Antonius, program Kios Warga ini memang baru tersedia untuk PNS yang sudah pensiun. Tapi ke depan, kata dia, Taspen menargetkan PNS yang masih aktif dan akan pensiun pun bisa membuka usaha ini.

    Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki pun menilai program ini bisa jadi model pengembangan lebih luas untuk pensiunan di pemerintah.
    "Patut ditiru kementerian lain untuk siapkan pada PNS yang mau masuk pensiun," kata Teten dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020.

    Menurut Teten, kementerian bisa menyediakan modal pembiayaan dan kesempatan usaha bagi para pegawai mereka yang akan memasuki masa pensiun. "Sekarang banyak modelnya seperti Kios Warga yang memberikan kesempatan luas bagi PNS, untuk memulai usaha baru dengan lebih mudah," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.