Belum 10 Menit, Nilai Transaksi IHSG Tembus Rp 1,5 Triliun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melesat 1,22 persen ke level 5.131 sejak dibuka pada Selasa, 9 Juni 2020.

    Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, dalam waktu kurang dari 10 menit sejak dibuka pada 09.07, total transaksi tercatat Rp 1,5 triliun dengan jumlah frekuensi perdagangan 82.811 kali. 

    Adapun saham yang paling banyak diburu adalah PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) dengan penguatan 3,33 persen, PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) 2,90 persen dan PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) 3,45 persen.

    Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang memprediksi jika hari ini IHSG bakal menguji level resistance 5,121 atau melemah ke level support 5.020. 

    Akan tetapi, dia optimistis bila IHSG berpeluang melanjutkan arah penguatan sebab secara valuasi masih cukup banyak saham sangat menarik untuk dibeli.

    Edwin menambahkan agar investor sangat selektif jika investor ingin melakukan pembelian atau swing trade dengan fokus saham dari 6 sektor. Sektor-sektor itu adalah Bank, Properti, Infrastruktur, Konstruksi, Industri Dasar dan crude palm oil (CPO).

    “Naiknya harga komoditas seperti emas 0.96 persen, timah 1,50 persen, Nikel 1,06 persen dan CPO 0,80% berpotensi menjadi katalis pendorong penguatan IHSG serta saham berbasis komoditas tersebut dalam perdagangan Selasa ini,” katanya dalam laporan riset harian, Selasa.

    Hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati seperti PT PP Perkebunan London Sumatra Tbk. (LSIP), PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI).

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.