Pemda Sumut Alihkan 50 Persen Anggaran Proyek Fisik untuk Covid

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Sumatera Utara Terima Bantuan  APD Covid-19 dari BBPLK Medan

    Gubernur Sumatera Utara Terima Bantuan APD Covid-19 dari BBPLK Medan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Bappeda Provinsi Sumatera Utara Yosi Sukmono mengatakan ada penyesuaian target capaian pembangunan karena realokasi anggaran dan refocusing kegiatan akibat Covid-19. Penyesuaian berupa penundaan maupun pembatalan proyek fisik pemda Sumut seperti pembangunan jalan dan irigasi, serta kegiatan rutin seperti rapat.

    Sekitar 50 persen pekerjaan fisik harus ditunda karena realokasi anggaran. Dalam beberapa kesempatan, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi menyebut realokasi anggaran mencapai Rp1,5 triliun pada APBD 2020, dalam tiga tahap. 

    "Rata-rata berkurang 50 persen, baik proyek fisik maupun kegiatan rutin. Maka ketemu angka itu [realokasi Rp1,5 triliun]," katanya kepada Bisnis kepada Minggu 7 Juni 2020.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumatra Utara Effendy Pohan mengatakan, tahun ini ada 84 paket pekerjaan fisik berupa pembangunan jalan dan jembatan. Total nilai proyek sekitar Rp500 miliar - Rp600 miliar.

    Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sumatra Utara Ismael P Sinaga mengatakan ada penyesuaian APBD 2020 akibat Covid-19. Penyebaran virus corona membuat pendapatan daerah menurun, sehingga ada koreksi belanja untuk menutup defisit.

    Potensi penurunan pendapatan daerah sebesar Rp1,02 triliun dari target Rp13,8 triliun. Adapun, koreksi belanja daerah sebesar 15,21 persen dari total belanja APBD 2020 sebesar Rp14,08 triliun.

    Dia mengatakan seiring dampak Covid-19 yang memengaruhi pendapatan daerah, maka akan terjadi pembatalan maupun penundaan atas pengadaan barang dan jasa, pekerjaan atau proyek fisik yang telah dianggarkan.

    "Banyak kegiatan yang harus diefisiensikan seperti kegiatan rutin berupa rapat-rapat. Banyak yang ditunda dan dikurangi, termasuk pekerjaan fisik di Dinas Cipta Karya," katanya kepada Bisnis pada pekan lalu.

    Yosi menambahan penyesuaian APBD telah disampaikan kepada DPRD Sumatra Utara. "Sudah disampaikan. Finalisasinya pada rapat anggaran perubahan nanti," imbuhnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.