Terminal Pulogebang Buka 24 Jam, Penumpang Tetap Dibatasi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sepi di jalur keberangkatan Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Senin, 1 Juni 2020. Penghentian sementara pelayanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di terminal wilayah Jabodetabek diperpanjang hingga 7 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Suasana sepi di jalur keberangkatan Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Senin, 1 Juni 2020. Penghentian sementara pelayanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di terminal wilayah Jabodetabek diperpanjang hingga 7 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Terminal Terpadu Pulogebang Jakarta Timur, kembali melayani penumpang dan bus umum antarkota antarprovinsi (AKAP) selama 24 jam pada hari pertama masuk kerja masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

    Kepala Satuan Pelaksana Operasi Terminal Pulogebang Afif Muhroji mengatakan sejak Sabtu, 9 Mei 2020, Terminal Terpadu Pulogebang sudah beroperasi secara normal, namun ada pembatasan jam operasional mulai 06.00 dan ditutup 18.00 WIB.

    "Mulai hari ini, operasional kami sudah kembali lagi ke 24 jam setiap harinya," kata Afif, Senin, 8 Juni 2020.

    Dia menuturkan kali ini jam operasional pelayanan sudah kembali pada situasi normal. Adapun, ketentuan pembatasan penumpang 50 persen kapasitas bus juga masih berlaku berikut keharusan mencuci tangan, cek suhu tubuh, hingga penggunaan masker.

    Pihaknya menegaskan ketentuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) tetap berlaku bagi penumpang kendati jam operasional sudah kembali normal. Hal tersebut terus diberlakukan sebelum status bencana Covid-19 dicabut oleh pemerintah.

    Petugas di sejumlah posko cek poin akan memeriksa SIKM bagi penumpang datang maupun pergi. Selain itu, pemeriksaan lanjutan juga dilakukan di Terminal Terpadu Pulogebang.

    Ketentuan bagi pelanggar tetap mengacu pada Pergub No. 41/2020 tentang sanksi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?