BCA Bagikan Masker dan Rapid Test ke Rumah Sakit Rp 7,2 Miliar

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyampaikan keterangannya seusai membuka acara BCA Expo Jakarta 2019 yang digelar di International Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 26 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyampaikan keterangannya seusai membuka acara BCA Expo Jakarta 2019 yang digelar di International Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 26 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyerahkan donasi Covid-19 kepada Persaturan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). Donasi yang diberikan berupa 920 ribu surgical mask dan 41 ribu rapid test kit senilai Rp 7,2 miliar.

    "Pandemi Covid-19 yang telah tiga bulan merebak di Indonesia perlu ditangani dengan sungguh-sungguh. Hal ini yang mendorong BCA memberikan bantuan kepada pihak yang membutuhkan," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2020.

    Ini bukanlah bantuan yang pertama. Sebelumnya, BCA juga sudah menyalurkan bantuan peralatan medis dan ventilator ke beberapa rumah sakit. Total, saat ini donasi yang sudah disalurkan BCA untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp 17 miliar.

    Bantuan tidak hanya berasal di BCA, namun juga dari beberapa anak usaha mereka. Di antaranya yaitu BCA Finance, BCA Multifinance, BCA Syariah, BCA Sekuritas, BCA Insurance, BCA Life, dan BCA Sekuritas.

    Ketua Umum PERSI Kuntjoro Adi Purjanto menyampaikan ucapan terima kasih patas bantuan dari BCA ini. Bagi dia, donasi ini akan mendorong semangat tenaga medis di seluruh rumah sakit Indonesia dalam menangani pandemi ini. "Kami sangat bersyukur," kata dia.

    Nantinya, donasi ini akan disalurkan kepada 55 rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya yaitu Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, Bandung, Surabaya, Boyolali, Yogyakarta, Palembang, Minahasa, Bima, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Singkawang, hingga Jayapura.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.