New Normal, Grab dan Gojek akan Pasang Partisi Plastik

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitra pengemudi Grab akan dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah antara pengemudi dan penumpang saat pelonggaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlaku. (HO/Grab Indonesia)

    Mitra pengemudi Grab akan dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah antara pengemudi dan penumpang saat pelonggaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlaku. (HO/Grab Indonesia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan transportasi online Grab dan Gojek menyatakan siap mengoperasikan layanan ojek online seiring diterapkannya pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Transisi. Kedua perusahaan itu akan memasang partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi. 

    "Dalam beberapa minggu ke depan, Grab juga akan menyiapkan partisi plastik dan menyediakan peralatan kebersihan ini kepada lebih dari 8.000 kendaraan GrabBike," ujar Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam pernyataan tertulis, Jumat, 5 Juni 2020.

    Selain itu, kata Neneng, Grab akan mendistribusikan lebih dari 10.000 peralatan kebersihan yang terdiri dari hand sanitizer, desinfektan kendaraan dan masker wajah. Paket peralatan kebersihan itu akan diberikan untuk mitra pengemudi GrabCar Protect selama sebulan mendatang.

    Layanan ojek online oleh GrabBike juga akan menerapkan serangkaian langkah keamanan dan kebersihan GrabProtect sesuai dengan peraturan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait keringanan dalam PSBB dan memasuki era new normal. "Serangkaian langkah ini bertujuan untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid-19 pada layanan transportasi kami," kata Neneng.

    Untuk meningkatkan keamanan dan kebersihan dalam setiap perjalanan, Grab memeriksa suhu tubuh mitra pengemudi sebelum mulai beroperasi dan saat menjalankan tugasnya dengan online health declaration. Grab mengadopsi praktik kebersihan termasuk mencuci tangan secara teratur, menutup mulut/hidung saat bersin atau batuk, dan membersihkan dan mendisinfeksi kendaraan mitra pengemudi lebih sering.

    Grab juga menghimbau mitra pengemudi untuk membuka kaca jendela setelah melakukan perjalanan untuk meningkatkan ventilasi, serta langsung mengunjungi dokter jika merasa tidak enak badan. Selain langkah-langkah tersebut, Grab akan meluncurkan dua fitur in-app terbaru (formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online serta fitur mask selfie) dan fitur pengecekan masker via swafoto (mask selfie) diseluruh pasar Grab mulai akhir bulan Juni.

    Pemasangan sekat pelindung plastik juga dilakukan oleh Gojek. ribuan armada kami juga telah dilengkapi sekat pelindung pembatas antara mitra driver dan penumpang. Jumlah ini akan terus bertambah ke depannya sebagai bagian dari standar keamanan dan kesehatan kami,” ujar Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita.

    Gojek juga mewajibkan mitra pengemudi untuk menggunakan masker dan sarung tangan sebagai syarat untuk menjalankan order. Dalam penerapan protokol kesehatan Gojek pun mewajibkan penumpang menggunakan masker. 

    “Pada layanan GoRide dan GoCar, kami mewajibkan penumpang menggunakan masker selama berkendara, serta mengimbau untuk membawa helm SNI pribadi bagi penumpang GoRide,” kata Nila.

    Tak hanya itu, Gojek mendirikan 130 Posko Aman Bersama Gojek di 16 kota. Posko ini menyediakan tiga layanan rutin bagi seluruh mitra driver yaitu pengecekan suhu tubuh, pembagian healthy kit (masker dan hand sanitizer) dan penyemprotan disinfektan baik ke motor ataupun mobil.

    Selain itu, Gojek menambah fitur informasi kesehatan mitra di aplikasinya. Pelanggan dapat mengetahui suhu tubuh dan status disinfeksi kendaraan mitra driver melalui aplikasi Gojek. “Fitur ini tidak hanya membantu pengguna layanan Gojek merasa aman, tetapi juga membantu para mitra driveruntuk bisa bekerja dengan tenang,” kata Nila.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.