Menteri Luhut: Anak Muda Jangan Hanya Jadi Sekrup

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri PPN/Kelapa Bappenas Suharso Monoarfa berbincang dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelum mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020. Para menteri tampak berbincang santai sembari menunggu rapat yang dipimpin Presiden Jokowi itu dimulai. TEMPO/Subekti

    Menteri PPN/Kelapa Bappenas Suharso Monoarfa berbincang dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelum mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020. Para menteri tampak berbincang santai sembari menunggu rapat yang dipimpin Presiden Jokowi itu dimulai. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta anak muda terus berkreasi untuk menghasilkan karya. Pesan itu ia sampaikan dalam acara dialog Danamaze virtual yang dihadiri 680 anak muda.

    “Jangan hanya jadi sekrup. Kalian harus menciptakan tempat untuk sekrup tersebut, kalian mengatur sedemikian rupa sekrup-sekrup tersebut, sehingga tercipta sesuatu yang hebat,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 Juni 2020.

    Luhut menjelaskan, saat ini Indonesia tengah berupaya untuk memulihkan perekonomian yang meredup karena pandemi virus corona. Salah satu upaya yang ditempuh adalah menggeliatkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata serta UMKM.

    Selain memberikan pesan, Luhut membahas beberapa hal dalam diskusi tersebut. Di antaranya, ia menyinggung pentingnya peran sistem penjualan daring atau online yang digadang-gadang menjadi solusi bagi dunia UMKM untuk tetap bisa memasarkan produknya di masa pandemi.

    Namun, Luhut menyayangkan saat ini banyak UMKM yang belum melek dengan sistem online. "Karenanya kini saatnya kita bergotong royong merangkul UMKM," tuturnya.

    Di sisi lain, Luhut menyinggung perilaku hidup yang harus berubah saat memasuki masa normal baru atau new normal. Luhut berpesan agar masyarakat menjalani pola hidup lebih sehat dan bersih.

    "Pemerintah telah menetapkan regulasi untuk mengubah perilaku masyarakat untuk meningkatkan ketahanan kesehatan," ujarnya. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk memakai masker, jaga jarak, dan lebih sering mencuci tangan.

    Sebagai penutup, Luhut berpesan bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan sangat diperlukan. Tak hanya itu, peran anak-anak muda kreatif untuk turut mengkampanyekan hal tersebut sangat penting dilakukan.

    “Saya yakin kita bisa melewati segala tantangan,” ucapnya.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.