Kemenkeu Prediksi Ekonomi RI Tumbuh Negatif di Triwulan II 2020

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 20 Oktober 2017. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada September 2017 turun dibanding bulan sebelumnya. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, JakartaKepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu memperkirakan perekonomian Indonesia masih akan tumbuh negatif di triwulan II 2020. Pertumbuhan ekonomi negatif ini diprediksi terjadi meski saat ini pemerintah tengah berancang-ancang untuk memberlakukan skema pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) alias new normal di masa pandemi Covid-19.

"Q2 ini adalah bagian yang paling berat sebenarnya, pasti lebih parah dari Q1. Nah, Q2 ini kami lihat masih tumbuh negatif," ujar Febrio dalam konferensi video, Kamis, 4 Juni 2020. Meskipun bakal tumbuh negatif, ia memperkirakan kebijakan yang tengah disiapkan pemerintah itu membuat penurunan ekonomi tidak sedalam yang diperkirakan sebelumnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia pada triwulan I-2020 hanya tumbuh 2,97 persen atau turun dari perkiraan sebelumnya pada kisaran empat persen.

Febrio mengatakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar alias fase New Normal tidak bisa langsung mengembalikan perekonomian seperti sebelumnya. Sebab, pada kondisi new normal pun masih ada sejumlah pembatasan yang berlaku.

Pembatasan tersebut diperkirakan bisa memengaruhi kinerja sektor ekonomi yang membutuhkan mobilitas, misalnya perdagangan dan pabrik. "Kalau mereka tergantung kepada mobilitas, sudah pasti pembatasan yang masih ada tidak akan membuat pelonggaran PSBB ini, new normal ini, membuat mereka produksinya kembali menjadi normal," ujar dia.

Untuk keseluruhan tahun, pemerintah masih memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kisaran -0,4 persen hingga 2,3 persen. Ia mengatakan pemerintah telah memperkirakan adanya proyeksi-proyeksi anyar soal kondisi perekonomian Tanah Air. Namun, dalam kondisi saat ini setiap proyeksi masih diliputi ketidakpastian.

"Ini terjadi di seluruh dunia bahwa pengambil kebijakan itu menghadapi kesulitan untuk memproyeksikan PDB-nya akan seperti apa di 2020," ujar Febrio. Karena itu, banyak proyeksi keluar dalam bentuk kisaran angka dan bisa berbeda-beda di berbagai lembaga.

Namun, Febrio memastikan bahwa kebijakan pemerintah melebarkan defisit anggaran alias menambah pengeluaran pemerintah itu adalah untuk memberi dampak positif pada perekonomian. Dengan defisit yang melebar, ia mengatakan pemerintah bisa menambah stimulus. Sehingga, potensi terjadinya pertumbuhan ekonomi negatif pada keseluruhan tahun 2020 bisa dikurangi.






Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

7 jam lalu

Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

KoinWorks kini menghadirkan KoinLearn, yakni suatu platform edukasi yang menyediakan konten video pembelajaran untuk para pelaku UMKM.


Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

10 jam lalu

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengingatkan pertumbuhan ekonomi zona euro turun, bahkan bisa sampai nol


Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

11 jam lalu

Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

Sri Mulyani menyoroti kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia memicu resesi ekonomi global.


Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

1 hari lalu

Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

Proyeksi defisit APBN ini lebih rendah dari rancangannya yang sebesar 2,85 persen.


Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

1 hari lalu

Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

Sri Mulyani mengatakan Rancangan APBN 2023 akan dibawa ke pembicaraan tingkat II untuk disetujui dalam sidang paripurna.


Apindo Khawatir Laju Investasi hingga Perdagangan RI Terhambat karena Resesi Global 2023

1 hari lalu

Apindo Khawatir Laju Investasi hingga Perdagangan RI Terhambat karena Resesi Global 2023

Tekanan resesi diprediksi tak hanya berimbas terhadap lalu-lintas impor, tapi juga produktivitas perekonomian.


Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

1 hari lalu

Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi yang kuat di dunia saat ini.


71 Tewas Saat Perahu Pembawa Migran dari Lebanon Tenggelam

5 hari lalu

71 Tewas Saat Perahu Pembawa Migran dari Lebanon Tenggelam

Perahu pembawa migran tenggelam. Mereka hendak ke Eropa setelah ekonomi Lebanon runtuh.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

6 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

6 hari lalu

Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

Berbagai negara dari yang berkembang hingga maju pun memiliki utang. Lantas yang menjadi pertanyaan, mengapa suatu negara perlu untuk berutang?