New Normal, Ini Protokol GoFood untuk Layanan Pesan Antar Makanan

Pengunjung memadati Jakarta Culinary Feastival (JCF) 2017 di Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat, 17 November 2017. Festival Kuliner hasil kerjasama GO-JEK dan Ismaya ini menghadirkan chef nasional dan internasional, serta top 20 best selling Go-Food. TEMPO/ Nita Dian

TEMPO.CO, Jakarta - Layanan pesan antar makanan milik Gojek, GoFood, telah menerapkan protokol keamanan khusus untuk mencegah penularan virus corona di masa normal baru atau new normal. Protokol tersebut menekan kemungkinan kontak langsung antara mitra merchant, mitra pengemudi, dan pelanggan.

"GoFood telah mengembangkan berbagi inovasi guna terus menjaga keamanan pada layanan pesan-antar makanan sebagai bagian dari tatanan baru di tengah situasi pandemi," tutur Head of Marketing GoFood Marsela Renata dalam keterangannya, Rabu, 3 Juni 2020.

Pertama, untuk meminimalkan kontak pelanggan dan pengemudi, GoFood menyediakan teks pesan cepat. Fitur ini dikembangkan sejak awal pandemi dan otomatis tersedia dalam aplikasi layanan tersebut.

Kedua, GoFood mendorong pelanggannya bertransaksi dengan fitur non-tunai, yakni melalui GoPay dan Paylater. Fitur ini merupakan layanan dompet digital yang dikembangkan oleh perusahaan induk GoFood, yakni Gojek.

Ketiga, GoFood membentuk posko aman untuk mitra pengemudi. Di posko ini, mitra pengemudi yang akan mengantarkan makanan bakal diperiksa secara rutin suhu tubuhnya serta kendaraannya disanitasi.

Penampilan status suhu tubuh mitra driver dan kebersihan kendaraan ditampilkan di aplikasi saat pengguna memesan makanan. "GoFood adalah layanan pesan-antar makanan pertama di Indonesia yang meluncurkan inovasi keamanan ini," ucapnya.

Keempat, GoFood telah menjalankan fitur GoFood Pickup atau layanan yang diluncurkan pada awal tahun untuk membantu masyarakat memastikan keamanan makanannya. Caranya ialah dengan mengambil sendiri pesanan di outlet merchant.

Kelima, GoFood juga mengembangkan layanan bertajuk "Siap Masak". Layanan ini mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang ingin menyiapkan sendiri makanannya di rumah sekaligus mendorong volume transaksi mitra merchant dengan pilihan menu baru.

Keenam, GoFood membuka kanal khusus informasi sebagai salah satu upaya mengurangi penyebaran Covid-19. Di samping memastikan keamanan terjaga, Marsela memastikan bahwa GoFood turut mendukung protokol kebersihan untuk produksi dan distribusi makanan dengan mengikuti pedoman yang dicanangkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Marsela menjelaskan, pedoman tersebut mencakup aspek sanitasi, higienitas, dan kesehatan personel, serta pembatasan jarak fisik. Standar GoFood untuk mitra merchantnya pun dipastikan telah mengacu pada panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Misalnya, penggunaan masker dan pemeriksaan suhu tubuh berkala untuk karyawan restoran oleh mitra. Mitra merchant juga didorong untuk selalu mengutamakan aspek higienitas.

“Kami telah merancang kanal khusus bertajuk 'Pilihan Resto Higienis’ di aplikasi GoFood yang berisi daftar merchant yang telah menerapkan minimal tiga dari enam langkah utama keamanan makanan GoFood, seperti penggunaan segel makanan," katanya.

Direktur Pengawasan Pangan Olahan Risiko Sedang dan Rendah BPOM Emma Setyawati mengatakan lembaganya berupaya mendorong peredaran pangan agar tetap aman di tengah pandemi. "Kami mengelolanya ke dalam buku 'Pedoman Produksi dan Distribusi Pangan Olahan'," tuturnya.

Ia berharap, buku ini dapat menjadi acuan bagi seluruh penyedia layanan pemesanan makanan untuk mengutamakan kebersihan dan keamanan. Selain itu, gizi yang disediakan pun mesti mencukupi.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA






Tingkatkan Perhatian Terkait BPA dan Kesehatan

1 hari lalu

Tingkatkan Perhatian Terkait BPA dan Kesehatan

Tren migrasi BPA dari galon polikarbonat yang beredar sudah masuk tahap mengkhawatirkan


Hong Kong Tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken karena Mengandung Pestisida, di Indonesia?

4 hari lalu

Hong Kong Tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken karena Mengandung Pestisida, di Indonesia?

Pemerintah Hong Kong meminta para penjual Mie Sedaap Korean Spicy Chicken untuk berhenti memasarkan produk itu. Bagaimana keamanannya di Indonesia?


Wings Group Buka Suara soal Mie Sedaap yang Ditarik dari Pasar Hong Kong

7 hari lalu

Wings Group Buka Suara soal Mie Sedaap yang Ditarik dari Pasar Hong Kong

Wings Group Indonesia menjelaskan Mie Sedaap diproduksi dengan menaati regulasi dari badan terkait untuk memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.


Nasib Mengenaskan Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Tak Terasa, Kian Terhimpit Potongan Komisi

14 hari lalu

Nasib Mengenaskan Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Tak Terasa, Kian Terhimpit Potongan Komisi

Para pengemudi ojol mengeluhkan kenaikan tarif sejak pekan lalu yang tak dirasakan. Sedangkan potongan komisi atau biaya aplikasi malah kian besar.


Potongan Komisi oleh Aplikator Ojol Masih Tinggi, Pengemudi: Bukti Pemerintah Tak Berdaya

14 hari lalu

Potongan Komisi oleh Aplikator Ojol Masih Tinggi, Pengemudi: Bukti Pemerintah Tak Berdaya

Keengganan perusahaan aplikator ojol untuk menurunkan biaya komisi dinilai menunjukan sikap yang arogan terhadap aturan pemerintah.


Mengenal Bahaya Antioksidan Buatan

14 hari lalu

Mengenal Bahaya Antioksidan Buatan

Antioksidan buatan berbahaya bila dikonsumsi berlebihan.


Aplikator Ojol Masih Langgar Aturan Biaya Komisi, SPAI: Potongan sampai 30 Persen

15 hari lalu

Aplikator Ojol Masih Langgar Aturan Biaya Komisi, SPAI: Potongan sampai 30 Persen

Lily Pujiati mengatakan hingga saat ini aplikator ojek online atau ojol masih memberlakukan potongan atau biaya komisi sebanyak 20 sampai 30 persen.


Aplikator Sebut Potongan Komisi Ojol Dikembalikan dalam Bentuk Program ke Pengemudi, Asosiasi: Gimmick

15 hari lalu

Aplikator Sebut Potongan Komisi Ojol Dikembalikan dalam Bentuk Program ke Pengemudi, Asosiasi: Gimmick

Klaim aplikator ojol soal biaya potongan komisi digunakan untuk memberikan program yang berdampak langsung pada pengemudi sontak menuai respons keras.


Volkswagen Siapkan New Normal untuk Mengatasi Krisis Semikonduktor

15 hari lalu

Volkswagen Siapkan New Normal untuk Mengatasi Krisis Semikonduktor

Volkswagen tak melihat bahwa krisis chip semikonduktor akan berakhir pada 2023. Strategi baru disiapkan untuk mengatasi produksi.


Beda Tanggapan Maxim, Gojek, dan Grab soal Tarif Ojol yang Dilanggar Aplikator

19 hari lalu

Beda Tanggapan Maxim, Gojek, dan Grab soal Tarif Ojol yang Dilanggar Aplikator

Beberapa aplikator merespons keluhan pengemudi ojek online soal potongan 15 persen yang dilanggar oleh perusahaan aplikasi seperti Maxim, Gojek, dan Grab Indonesia.