BAF Beri Relaksasi Kredit untuk 200 Ribu Konsumen Akibat Corona

Petugas bank melayani nasabah dengan mengenakan sarung tangan dari balik sekat transparan di Kantor Cabang Digital Bank Mandiri Syariah Thamrin, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bussan Auto Finance (BAF) telah memberikan relaksasi kredit bagi ratusan ribu konsumennya. Keringanan ini diberikan kepada konsumen yang terdampak Covid-19 sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami juga berupaya mendeteksi konsumen yang terdampak ditinjau dari jenis dan sektor pekerjaan konsumen," kata Presiden Direktur BAF Lynn Ramli dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020.

Sejak diberlakukan pada April lalu, hingga kini BAF telah menyetujui lebih dari 200 ribu permohonan relaksasi kredit. Dari jumlah tersebut, konsumen pembiayaan motor baru Yamaha paling mendominasi permohonan relaksasi kredit.

Relaksasi kredit ini merupakan salah satu bantuan pemerintah kepada warga terdampak pandemi corona. Dalam POJK Nomor 11 Tahun 2020, ada enam bentuk relaksasi yang diatur OJK. Mulai dari penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu, hingga konversi kredit atau pembiayaan menjadi penyertaan modal sementara.

Menurut Ramli, semua permintaan konsumen akan dilayani dengan baik dan mudah oleh para karyawan perusahaannya. Menurut dia, konsumen cukup mengajukan permohonan di www.baf.id dengan melengkapi dokumen pendukung yang dipersyaratkan. "Atau ke kantor cabang terdekat."

Nantinya keringanan diberikan BAF kepada konsumen yang memenuhi kriteria. Bentuknya berupa perubahan tanggal jatuh tempo, penurunan nilai angsuran dengan perpanjangan tenor, atau penundaan sebagian angsuran (pokok dan bunga). 

 






Tips Keuangan Agar Tetap Tegar Menghadapi Efek Domino dari Kenaikan BBM

6 jam lalu

Tips Keuangan Agar Tetap Tegar Menghadapi Efek Domino dari Kenaikan BBM

Pada bulan awal September kemarin, pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM.


BI, Kemenkeu, hingga OJK Resmi Terbitkan Panduan Penggunaan IndONIA

13 jam lalu

BI, Kemenkeu, hingga OJK Resmi Terbitkan Panduan Penggunaan IndONIA

Tujuan penerbitan ini oleh BI hingga OJK adalah mengawal proses reformasi referensi suku bunga rupiah.


Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

1 hari lalu

Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo kembali menegaskan Indonesia diproyeksikan akan menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2030.


Anies Baswedan Bertemu Murad Ismail, DKI Jakarta Datangkan Beras dan Ikan dari Maluku

2 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Murad Ismail, DKI Jakarta Datangkan Beras dan Ikan dari Maluku

Anies Baswedan mengharapkan kerja sama aktif Bank DKI dan Bank Maluku/ Maluku Utara dapat meningkatkan kesejahteraan warga di kedua daerah.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

3 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Bank DKI Kerja Sama dengan Bank Maluku-Maluku Utara Lewat Skema KUB

3 hari lalu

Bank DKI Kerja Sama dengan Bank Maluku-Maluku Utara Lewat Skema KUB

Bank DKI menjalin kerja sama dengan Bank Maluku-Maluku Utara melalui skema Kelompok Usaha Bank atau KUB.


Ancaman Resesi Global 2023, Indef: Sektor Keuangan Terpuruk Pertama

3 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Indef: Sektor Keuangan Terpuruk Pertama

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid menjelaskan ancaman resesi global tahun depan akan berdampak terhadap sektor keuangan.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

4 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

4 hari lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.


OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

5 hari lalu

OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

OJK mendorong penguatan pertahanan tiga lapis untuk mewujudkan industri keuangan yang sehat, tumbuh, serta mengutamakan perlindungan konsumen.