382 Pedagang Positif Corona, Pasar Didesak Taati Protokol

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana keramaian warga di Pasar Kliwonan, Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa 19 Mei 2020. Pasar dadakan yang buka setiap hari Kliwon (hari ke-5 pasaran Jawa) tersebut ramai dikunjungi warga meskipun dalam masa pandemi COVID-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    Suasana keramaian warga di Pasar Kliwonan, Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa 19 Mei 2020. Pasar dadakan yang buka setiap hari Kliwon (hari ke-5 pasaran Jawa) tersebut ramai dikunjungi warga meskipun dalam masa pandemi COVID-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menemukan setidaknya 382 pedagang di 64 pasar berbagai daerah positif Covid-19. Dari total tersebut 25 orang diantaranya meninggal dunia karena terpapar penyakit tersebut.

    Karena itu, Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, meminta kepada pengelola pasar untuk memfasilitasi pedagang agar bisa menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi. Masa New Normal yang diperkirakan domulai Juni ini kemungkinan akan meningkatkan aktivitas masyarakat di pasar tradisional.

    "Hal itu wajib menjadi perhatian bagi pengelola pasar untuk memastikan keamanan transaksi jual beli di pasar tradisional," kata dia melalui keterangan tertulis, Rabu 3 Juni 2020.

    Reynaldi mengakatan, pihaknya telah menyebar panduan singkat protokol bagi pengelola dan para pedagang yang mudah dipahami. Seperti diantaranya agar pengelola pasar mengatur ulang jarak lapak antar pedagang satu dengan yang lain.

    Kemudian, pengelola pasar melakukan tes suhu kepada pengunjung sebelum masuk pasar. Lalu pengelola pasar atau pedagang harus mempersiapkan pembatas plastik antar pedagang dan pembeli untuk keamanan bersama.

    Dalam panduan singkat tersebut juga menjelaskan, pedagang dan pembeli  wajib memakai masker di lingkungan pasar, dan sekaligus selalu menjaga jarak dengan minimal 1 meter.

    "Selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan setelah melakukan transaksi dan interaksi. Pengelola pasar juga harus mempersiapkan tempat pencuci tangan di masing-masing blok pasar sekaligus penyemprotan desinfektan," ujarnya.

    IKAPPI pun telah melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah di beberapa provinsi, untuk mengadakan rapid test Covid-19 atau tes cepat dan swab di sejumlah pasar.

    EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.