Krakatau Steel Bakal Dapat Talangan Rp 3 T, Dirut: Masih Dibahas

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim dalam konferensi pers terkait operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Krakatau Steel, Jakarta, Ahad, 24 Maret 2019. TEMPO/Rosseno Aji

    Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim dalam konferensi pers terkait operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Krakatau Steel, Jakarta, Ahad, 24 Maret 2019. TEMPO/Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. menjadi salah satu perusahaan pelat merah yang bakal mendapat dana talangan di tengah Covid-19. Namun, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menyampaikan bahwa mekanisme pemberian dana talangan belum final dan masih dibahas di pemerintah.

    “Kami berharap mendapatkan mekanisme yang terbaik untuk dapat segera mendukung pemulihan ekonomi nasional,” kata Dirut Krakatau Steel, Silmy Karim dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020.

    Sejak 18 Mei 2020, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah merinci BUMN yang mendapat dukungan fiskal dari pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.. Bentuknya beragam dari dana talangan sampai Penanaman Modal Negara (PMN).

    Selain Krakatau Steel, ada sejumlah perusahaan lain yang juga mendapat dana talangan. Di antaranya yaitu Rp 3,5 triliun untuk PT KAI, Rp 4 triliun untuk PTPN, Rp 650 miliar untuk Perum Perumnas, dan Rp 8,5 triliun untuk Garuda Indonesia. 

    Meski mekanismenya masih dibahas, Krakatau Steel sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung pemulihan nasional. Salah satunya dengan menggerakkan kembali industri hilir dan pengguna baja agar tetap beroperasi.

    Pandemi Covid-19 telah menggerus permintaan baja mencapai 50 persen. Di antara beberapa industri pengguna baja yang terdampak yaitu sektor minyak dan gas, otomotif, pertanian, hingga fabrikator.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dirjen Hubjat: 3 Poin Utama Pedoman Teknis Keselamatan Pesepeda

    Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub menyebutkan tiga pokok utama pedoman teknis keselamatan pesepeda. Ada tiga poin yang perlu diperhatikan.