Bantuan UMKM Sampai September, Teten Masduki Singgung Beban APBN

Teten Masduki tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyatakan lima skema bantuan kepada UMKM terdampak Covid-19 hanya diberikan sampai September 2020. Jika lewat dari itu, beban anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN akan menjadi sangat berat.

“Saat ini pun kita (APBN) sudah defisit,” kata Teten dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2020.

Untuk itulah, kata dia, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perpu Corona yang kini sudah menjadi UU. Salah satu tujuannya adalah untuk mendapatkan pinjaman baru dengan menerbitkan surat utang.

Adapun lima skema yang kini telah dan akan terus diberikan adalah program bantuan sosial untuk usaha ultra mikro, insentif pajak, stimulus pembiayaan, dan pinjaman baru yang dipermudah. Terakhir yaitu bantuan dari BUMN sebagai penyangga bagi produk-produk sektor pertanian dan perikanan.

Sampai saat ini, Teten menyebut tak hanya permintaan, namun pasokan barang ke UMKM memang masih terganggu karena harga bahan baku meningkat. “Dari call center Kemenkop UKM menyebutkan yang paling terpukul adalah sisi permintaan dan pemasaran,” kata dia.

Di tengah situasi saat ini, peluang UMKM untuk masuk ke pasar online memang terbuka. Namun dari data yang ada, Teten menyebut baru 13 persen saja UMKM yang sudah berjualan online. Jumlah itu mencapai 8 juta pelaku usaha.

Sementara, 70 persen lebih UMKM belum terhubung alias belum menjual barang mereka secara online. Alasannya beragam, mulai dari tidak memiliki infrastruktur dasar hingga minim literasi.






Erick Thohir: F1 H20 di Danau Toba Akan Serap Tenaga Kerja dan UMKM

1 jam lalu

Erick Thohir: F1 H20 di Danau Toba Akan Serap Tenaga Kerja dan UMKM

Erick Thohir memastikan, penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 atau F1 H20 akan digelar di Danau Toba, Sumatera Utara. Rencananya berlangsung tahun depan.


Pendaftaran Penerima Bantuan Sosial Dibuka, Bisa ke Pemerintah Kota Jakarta Barat

2 jam lalu

Pendaftaran Penerima Bantuan Sosial Dibuka, Bisa ke Pemerintah Kota Jakarta Barat

Jakarta Barat membuka pendaftaran bagi warga yang ingin dapat bantuan sosial dengan mengisi Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

14 jam lalu

Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

Proyeksi defisit APBN ini lebih rendah dari rancangannya yang sebesar 2,85 persen.


Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

15 jam lalu

Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

Sri Mulyani mengatakan Rancangan APBN 2023 akan dibawa ke pembicaraan tingkat II untuk disetujui dalam sidang paripurna.


Apindo Khawatir Laju Investasi hingga Perdagangan RI Terhambat karena Resesi Global 2023

17 jam lalu

Apindo Khawatir Laju Investasi hingga Perdagangan RI Terhambat karena Resesi Global 2023

Tekanan resesi diprediksi tak hanya berimbas terhadap lalu-lintas impor, tapi juga produktivitas perekonomian.


Ancaman Resesi 2023, Indef Soroti Kebijakan Subdisi BBM

18 jam lalu

Ancaman Resesi 2023, Indef Soroti Kebijakan Subdisi BBM

Kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia berpotensi menimbulkan resesi global.


Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

1 hari lalu

Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

Sri Mulyani mengatakan ada juga 15 kota yang mendapat DID atas kerja keras melawan inflasi.


Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.171,8 Triliun, Sri Mulyani: Melampaui Sebelum Pandemi

1 hari lalu

Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.171,8 Triliun, Sri Mulyani: Melampaui Sebelum Pandemi

Sri Mulyani mengatakan capain penerimaan pajak dipengaruhi harga komoditas yang tinggi hingga pulihnya ekonomi.


APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

1 hari lalu

APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

Sri Mulyani menjelaskan, surplus ini disebabkan pendapatan negara yang mencapai Rp 1.764,4 triliun atau naik 49,8 persen.


Sri Mulyani Sebut APBN Surplus Rp 107,4 Triliun di Tengah Guncangan

1 hari lalu

Sri Mulyani Sebut APBN Surplus Rp 107,4 Triliun di Tengah Guncangan

Sri Mulyani mengklaim pemerintah berhasil menjaga keuangan negara tetap surplus hingga bulan lalu.