April 2020, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Anjlok 87,44 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Anjungan Pantai Losari yang telah ditutup untuk umum di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 17 April 2020. Keefektifan dari pemberlakuan PSBB mulai tampak di beberapa kota. Sejumlah lokasi pusat keramaian di berbagai kota yang pada kondisi normal banyak dikunjungi warga dan wisatawan kini mulai terlihat sepi. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe.

    Suasana Anjungan Pantai Losari yang telah ditutup untuk umum di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 17 April 2020. Keefektifan dari pemberlakuan PSBB mulai tampak di beberapa kota. Sejumlah lokasi pusat keramaian di berbagai kota yang pada kondisi normal banyak dikunjungi warga dan wisatawan kini mulai terlihat sepi. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe.

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia April 2020 mengalami penurunan sebesar 87,44 persen jika dibanding periode April 2019. Selain itu, jika dibandingkan dengan Maret 2020, jumlah kunjungan wisman pada April 2020 juga mengalami penurunan sebesar 66,02 persen.

    "Dampak Covid-19 ini ke pariwisata sudah terjadi sejak Februari. Jadi pada April 2020 jumlah wisman yg datang ke Indonesia hanya tinggal 160 ribu orang," kata Kepala BPS, Suhariyanto dalam siarang langsung, Selasa, 2 Juni 2020.

    Dia mengatakan dari jumlah yang tercatat tersebut, didominasi wisatawan mancanegara dari Timur Leste.

    Secara kumulatif dari Januari hingga April 2020, kata Suhariyanto, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 2,77 juta kunjungan atau turun 45,01 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019. Pada periode yang sama tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 5,03 juta.

    Menurut Suhariyanto, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada April 2020 mencapai rata-rata 12,67 persen. Artinya ada penurunan 41,23 poin dibandingkan dengan TPK April 2019 yang tercatat sebesar 53,90 persen.

    "Selain itu, jika dibanding TPK Maret 2020, TPK hotel klasifikasi bintang pada April 2020 juga mengalami penurunan sebesar 19,57 poin," ujar Suhariyanto.

    Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama April 2020 tercatat sebesar 1,93 hari. Lama inap ini naik sebesar 0,10 poin jika dibandingkan keadaan April 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.