Investor Mulai Optimistis, Bursa Saham Eropa Menguat

Reporter:
Editor:

Setri Yasra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggabungan Bursa Saham Eropa Batal

    Penggabungan Bursa Saham Eropa Batal

    TEMPO.CO, Jakarta -Bursa Eropa menguat pada perdagangan Senin, 1 Juni  2020, setelah tanda-tanda pemulihan ekonomi mendorong investor untuk terus  optimistis. Kabar baik bagi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia hari ini

    Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 1,1 persen ke level tertinggi sejak 9 Maret di tengah rendahnya volume perdagangan karena pasar saham Jerman, Swiss, Denmark, dan Norwegia libur.

    Sektor-sektor yang paling tertekan oleh pandemi virus corona memimpin penguatan. Sektor perjalanan melonjak 3 persen, sedangkan sektor perbankan, tambang, dan migas melonjak lebih dari 2 persen.

    Aktivitas manufaktur zona euro mulai memperlihatkan tanda-tanda pemulihan, meskipun masih berada di zona kontraksi. Indeks manajer pembelian (Purchasing Managers’ Index/PMI) sektor manufaktur dari IHS Markit naik menjadi 39,4 pada bulan April dari 33,4 bulan sebelumnya.

    Aset berisiko menunjukkan tanda-tanda ketahanan pada Senin setelah saham turun pada pekan lalu menyusul laporan bahwa para pejabat China mengatakan kepada perusahaan pertanian untuk menghentikan sementara pembelian beberapa barang pertanian AS.

    "Kemajuan dalam jalan menuju pemulihan ekonomi dapat membantu mengimbangi tekanan di pasar ekuitas dari tantangan jangka pendek yang berasal dari risiko geopolitik, kesehatan, dan sosial," John Stoltzfus, kepala analis investasi di Oppenheimer, seperti dikutip Bloomberg.

    Adapun European Central Bank (ECB) diperkirakan akan menambah program pembelian aset senilai 500 miliar euro pembelian pada pertemuan kebijakan Kamis mendatang.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.