Penumpang Sepi, Wings Air Belum akan Terbang ke Aceh

Reporter:
Editor:

Setri Yasra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pramugari maskapai Wings Air menggunakan masker saat melayani penerbangan menuju Ranai, Natuna di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa, 4 Februari 2020. ANTARA

    Pramugari maskapai Wings Air menggunakan masker saat melayani penerbangan menuju Ranai, Natuna di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa, 4 Februari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai berjadwal Wings Air dipastikan tetap menunda penerbangan ke sejumlah bandar udara di Provinsi Aceh akibat masih sepinya penumpang.

    Penerbangan Wings Air ke Aceh selama ini dilayani pesawat jenis ATR 72 seri 500-600 dengan kapasitas 72 seat penumpang, dengan keberangkatan ke Aceh dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. “Penundaan penerbangan ini kemungkinan akan berlangsung selama sepekan ke depan di bulan Juni 2020,” kata petugas Wings Air Meulaboh, Sunardi, Senin, 2 Juni 2020

    Ada pun jadwal penerbangan yang ditunda penerbangannya yaitu penerbangan ke Meulaboh melalui Bandar Udara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Bandar Udara Lasikin, Kabupaten Simeulue Aceh. Kemudian penerbangan ke Bandar Rembele, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, serta ke Bandara Sultan Malikussaleh, Kota Lhokseumawe, Aceh.

    “Informasi yang kami terima, penundaan penerbangan ini karena memang sepinya penumpang,” kata Sunardi.

    Dia mengakui, selama ini transportasi udara di Aceh sangat diminati masyarakat yang akan melakukan perjalanan wisata atau pun berbisnis dengan tujuan domestik dan internasional. Namun selama masa pandemi, jumlah masyarakat yang menggunakan jasa pesawat udara di Aceh mengalami penurunan sangat tajam, katanya.

    Sedangkan untuk penerbangan Lion Air melalui Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, kata Sunardi, saat ini juga sudah dimulai penerbangannya di awal Juni 2020 untuk penerbangan domestik, dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.