Dikabarkan PHK Sejumlah Pilot, Ini Penjelasan Bos Garuda

Reporter

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra (tengah) bersama enam direktur lainnya dalam acara temu media di kantor Garuda Indonesia, Tangerang, Kamis, 23 Januari 2020. TEMPO/Francisca

TEMPO.CO, Jakarta  - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada beberapa pilotnya. Hal itu pun langsung ditanggapi oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Menurut dia, kebijakan yang diberlakukan Garuda Indonesia adalah penyelesaian lebih awal atas kontrak kerja pegawai dengan profesi penerbang dalam status hubungan kerja waktu tertentu. "Melalui penyelesaian kontrak tersebut, Garuda Indonesia tetap memenuhi kewajibannya atas hak-hak penerbang sesuai masa kontrak yang berlaku," kata Irfan melalui keterangan tertulis, Senin, 1 Juni 2020.

Irfan menuturkan kebijakan yang diambil tersebut sebagai langkah berkelanjutan yang perlu ditempuh perseroan. Hal itu sebagai upaya menyelaraskan supply and demand operasional penerbangan yang saat ini terdampak signifikan terimbas pandemi Covid-19.

Kebijakan yang dilakukan tersebut, kata Irfan, telah melewati pertimbangan yang matang dengan tetap memperhatikan hak-hak dari pegawai yang kontraknya diselesaikan lebih awal. "Ini keputusan berat yang harus kami ambil," ucapnya.

Namun demikian, Irfan Setiaputra yakin Garuda Indonesia akan dapat terus bertahan dan kondisi operasional perseroan akan terus membaik dan kembali kondusif. Sehingga, Irfan pun yakin maskapai pelat merah ini mampu melewati masa yang sangat menantang bagi industri penerbangan saat ini.

Sebelumnya, akibat pandemi Covid-19, sebanyak 800 karyawan Garuda Indonesia  yang berstatus kontrak alias Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) telah dirumahkan sementara.  Kabar soal ratusan pegawai yang dirumahkan sementara ini awalnya disampaikan oleh Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI).

Namun jumlah 800 ini lebih besar dari yang disampaikan IKAGI yang hanya 400 orang, terdiri dari pramugari dan pramugara PKWT. Dari seluruh pegawai yang dirumahkan, tak ada yang mendapatkan gaji, melainkan hanya menerima asuransi kesehatan dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang sudah dibayarkan sebelumnya.






Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

10 jam lalu

Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

Wamen BUMN membahas keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menjadi untung.


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

2 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

3 hari lalu

Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

Chapter 15 merupakan mekanisme atas pengakuan (recognition) putusan homologasi dalam tahapan PKPU yang dilalui Garuda di negara lain.


DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

3 hari lalu

DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

DPR RI juga mendukung restrukturisasi dan privatisasi Garuda Indonesia pada 2022 dan menyetujui kepemilikan saham pemerintah menjadi 55 persen.


Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

4 hari lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

6 hari lalu

Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan Jakarta Kuala Lumpur PP dari dua kali menjadi tiga kali sepekan mulai 27 September 2022,


Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

7 hari lalu

Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

Penambahan modal untuk PT Garuda Indonesia masih berlangsung. Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 7,5 triliun.


Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

7 hari lalu

Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

Pada akhir 2021, Garuda tercatat membukukan kerugian yang diatribusikan ke entitas induk senilai US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62 triliun.


Terpopuler Bisnis: Bos Pertamina Ungkit Pembatasan Pertalite, Erick Thohir Akan Blacklist Bos BUMN Nakal

20 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Bos Pertamina Ungkit Pembatasan Pertalite, Erick Thohir Akan Blacklist Bos BUMN Nakal

Berita terpopuler bisnis pada Kamis, 8 September 2022, dimulai dari pernyataan Direktur Utama Pertamina soal pemberlakukan pembatasan Pertalite.


Promo Tiket Garuda 9.9, Jakarta- Malaysia Pulang Pergi Rp2,4 Juta

21 hari lalu

Promo Tiket Garuda 9.9, Jakarta- Malaysia Pulang Pergi Rp2,4 Juta

Penawaran diskon tiket Garuda Indonesia berlaku untuk rute domestik dan internasional.