Dana PEN untuk BUMN dan B-30, Politikus Gerindra: Menggelikan

Gedung utama Kementerian BUMN yang diresmikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno pada Ahad, 5 Mei 2019. Gedung yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, tersebut dibangun atas inisiatif dan kerja sama Kementerian BUMN dengan 143 perusahaan pelat merah. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Gerindra, Kamrussamad, mengkritik langkah pemerintah dalam memetakan alokasi anggaran untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Menurut dia, alih-alih difokuskan untuk sektor riil yang terdampak wabah corona, dana itu sebagian besar malah digelontorkan untuk perusahaan BUMN.

Bahkan, berdasarkan data yang dihimpun anggota Komisi XI DPR itu, pemerintah juga mengucurkan anggaran untuk proyek B-30 di tengah pandemi. Kebijakan pemerintah ini, kata Kamrussamad, tidak tepat dengan momentum yang tengah dihadapi negara.

"Ini menggelikan. Pemerintah ingin supaya industri CPO bisa berkompetisi dan mendapatkan apresiasi. Apakah tepat membangun opini seperti ini di tengah pandemi?" tutur Kamrussamad dalam diskusi yang digelar secara virtual bersama Kahmi Preneur, Senin, 1 Juni 2020.

Politikus Partai Gerindra ini berpandangan, semestinya pemerintah memiliki prioritas untuk sektor-sektor yang akan dipulihkan. Misalnya sektor pariwisata hingga UMKM yang kini terancam tumbang.  

Adapun saat ini, pemerintah berencana mengucurkan stimulus untuk 12 perusahaan pelat merah yang dianggap terdampak Covid-19. BUMN tersebut adalah PLN, Hutama Karya, Bulog, Garuda Indonesia, Kereta Api Indonesia (KAI), Perkebunan Nusantara, Bahana, Permodalan Nasional Madani, Perumnas, Pertamina, dan Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC).

Kedua belas perseroan ini menerima skema dana dalam bentuk yang berbeda-beda. Misalnya, penyertaan modal pemerintah, dana kompensasi, hingga dana talangan investasi.






Kunci UMKM Tahan Resesi Global Versi Teten: Daya Beli Terjaga dan Ada Jaminan Sosial

9 jam lalu

Kunci UMKM Tahan Resesi Global Versi Teten: Daya Beli Terjaga dan Ada Jaminan Sosial

Selama daya masyarakat terjaga dan ada jaminan sosial, Teten optimistis permintaan terharap produk-produk UMKM masih baik meski muncul resesi.


Ancaman Resesi Global, Ketua Kadin Sebut Upaya Dorong UMKM Naik Kelas Kian Penting

10 jam lalu

Ancaman Resesi Global, Ketua Kadin Sebut Upaya Dorong UMKM Naik Kelas Kian Penting

Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menyatakan upaya mendorong UMKM naik kelas semakin penting saat ini. Apalagi belakangan muncul prediksi resesi global.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

12 jam lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

13 jam lalu

Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

RUPS PT Pertamina (Persero) telah mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina untuk periode kedua.


Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

13 jam lalu

Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

Erick Thohir kembali mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk periode kedua.


Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

14 jam lalu

Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

Presiden Jokowi memberi peringatan ke perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan


Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

15 jam lalu

Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

Jumlah pengguna dan volume transaksi salah satu sistem pembayaran non tunai QRIS terus meningkat hingga saat ini.


Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

1 hari lalu

Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

Penggunaan sistem transaksi digital di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di DKI Jakarta terus tumbuh dan kini telah mencapai 3,9 juta pedagang.


Erick Thohir Promosi Ekonomi Indonesia ke Mahasiswa London School of Economic

1 hari lalu

Erick Thohir Promosi Ekonomi Indonesia ke Mahasiswa London School of Economic

Erick Thohir menemui mahasiswa Indonesia di London School of Economic. Dia menjadikan kesempatan itu untuk mengingatkan lagi potensi ekonomi Indonesia


Mendag Ingin Hasil Panen Petani Dibeli BUMN, Ekonom: Mesti Dibuat Sistem yang Jelas

1 hari lalu

Mendag Ingin Hasil Panen Petani Dibeli BUMN, Ekonom: Mesti Dibuat Sistem yang Jelas

Mohammad Faisal mengungkapkan rencana penyerapan seluruh hasil panen petani melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat dibutuhkan.