New Normal, Jumlah Pengunjung di Pasar Ikan Bakal Dibatasi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana acara Safari Gemarikan dan Pasar Ikan Ramadhan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di halaman parkir Mal Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad, 3 Juni 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Suasana acara Safari Gemarikan dan Pasar Ikan Ramadhan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di halaman parkir Mal Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad, 3 Juni 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pemerintah mengingatkan salah satu hal yang perlu diperhatikan menjelang masa New Normal di sektor perikanan adalah disiplin protokol di pasar ikan. Ia mengatakan, nantinya semua orang di pasar ikan harus mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menjamin kebersihan.

    "Yang masuk harus dibatasi, harus dikontrol kesehatan dan harus pakai masker," ujar Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Safri Burhanuddin dalam konferensi video, Ahad, 31 Mei 2020.

    Ia mengatakan hal tersebut sesuai dengan aturan yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan. Guna memperketat pemenuhan aturan tersebut, ia meminta peranan dari Pemerintah Daerah.

    Menurut Safri, sistem New Normal ini akan dilakukan secara bertahap mulai awal Juni mendatang. Dengan demikian, skema itu akan mengantarkan para pelaku di sektor perikanan untuk masuk ke tatanan kehidupan baru di tengah mewabahnya, Virus Corona alias Covid-19.

    Meskipun demikian, Safri melihat, di tengah pemberlakuan protokol kesehatan ini, kegiatan di pasar ikan cenderung akan berjalan normal. "Di pasar ikan ini normal, selama mereka tidak ada masalah, sudah ada aturan bahwa semua kru harus bebas dari Covid-19," ujar dia. "Mereka bisa berjalan, yang penting adalah menjaga kesehatan."

    Hanya saja, salah satu persoalan di masa pandemi ini adalah anjloknya harga ikan. Safri mengatakan kondisi tersebut terjadi karena tangkapan ikan tetap melimpah, sementara permintaan seret. Akibatnya, harga pun ikut merosot.

    "Supply konstan, demand berkurang. Demand berkurang karena restoran tutup, hotel enggak berjalan, dan lainnya, sekarang mulai kembali normal," kata Safri.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.