Krakatau Steel Prediksi Kinerja 2020 Tertekan

Reporter

Seorang pekerja di proses pembuatan baja di Pabrik Krakatau Steel, Cilegon, 26 November 2014. Krakatau Steel bisa memproduksi pipa untuk kepentingan sektor migas dengan kapasitas 115.000 ton/tahun. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Meski kondisi kuartal I 2020 mencatatkan kinerja positif,  Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Silmy Karim memprediksi, kondisi  triwulan II 2020 nanti akan berbeda. Sebab, kondisi pasar baja melemah sampai sekitar 50 persen akibat ekonomi Indonesia yang tertekan dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

"Melemahnya perekonomian nasional telah berdampak pada industri baja. Hal ini jika berlanjut terus menerus maka diperkirakan akan berdampak pada kinerja di tahun 2020," kata Silmy melalui keterangan tertulis, Jumat 28 Mei 2020.

Setelah 8 tahun, Krakatau Steel berhasil mencatatkan laba bersih pertamanya pada kuartal I 2020 sebesar US$ 74,1 juta.

Sehubungan dengan dampak pandemi pada industri baja, Krakatau Steel sebagai BUMN dengan dukungan pemerintah berusaha menjaga industri hilir dan industri pengguna agar tetap beroperasi.

Industri baja memiliki multiplier effect yang sangat luas khususnya dalam hal ketersediaan lapangan pekerjaan, pengurangan ketergantungan terhadap impor, dan peningkatan daya saing industri nasional.

Silmy juga memperkirakan, industri hilir dan industri pengguna akan menutup lini produksinya karena rendahnya utilisasi jika dampak Covid-19 berlarut-larut.

Silmy menuturkan, apabila industri sempat mati, maka akan sulit untuk dihidupkan kembali. Sebab, dibutuhkan usaha ekstra dan waktu lama serta biaya lebih besar untuk memulihkannya. Dia mengatakan, kondisi ini akan lebih parah jika pasar dalam negeri sudah terlanjur diisi produk impor.

“Kami berharap kondisi perekonomian di  triwulan III dan triwulan IV akan membaik, sehingga Krakatau Steel dapat kembali meraih keuntungan seperti halnya di triwulan I 2020 dan tahun ini Krakatau Steel dapat membukukan laba seperti yang direncanakan pasca selesainya restrukturisasi Krakatau Steel”, tutur Silmy.






Semester I 2022, PGN Raup Laba Bersih Rp 3,45 triliun

11 hari lalu

Semester I 2022, PGN Raup Laba Bersih Rp 3,45 triliun

PGN mencatatkan laba bersih sebesar US$ 238,6 juta atau setara dengan Rp 3,45 triliun pada semester I tahun 2022.


2014-2021, Krakatau Posco Setor Pajak Rp 9,7 Triliun

20 hari lalu

2014-2021, Krakatau Posco Setor Pajak Rp 9,7 Triliun

Director Technology and Business Development PT Krakatau Posco menyatakan pihaknya telah menyetor pajak Rp 9,7 triliun sejak tahun 2014 sampai 2021.


OJK: 332 Emiten Catatkan Kenaikan Laba hingga 50,49 Persen Semester I 2022

28 hari lalu

OJK: 332 Emiten Catatkan Kenaikan Laba hingga 50,49 Persen Semester I 2022

OJK mencatat dana di pasar modal yang terhimpun hingga 31 Agustus 2022 mencapai Rp 1.168,75 triliun.


Apa Itu Istilah Bakar Uang dalam Bisnis?

30 hari lalu

Apa Itu Istilah Bakar Uang dalam Bisnis?

Istilah bakar uang atau mengukur seberapa cepat perusahaan menghabiskan duit


Laba Semester I 2022 Tumbuh 8.768 Persen, Emiten Bumi Resources Percepat Bayar Utang

31 hari lalu

Laba Semester I 2022 Tumbuh 8.768 Persen, Emiten Bumi Resources Percepat Bayar Utang

Emiten batu bara Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk.(BUMI) mencetak pertumbuhan laba hingga 8.768 persen pada semester I/2022.


Setelah PT Waskita Karya, Berikut Emiten BUMN yang Akan Rights Issue

31 hari lalu

Setelah PT Waskita Karya, Berikut Emiten BUMN yang Akan Rights Issue

Adhi karya yang juga akan segera rights issue membukukan pendapatan Rp 6,3 triliun atau naik sebesar 42,3 persen dibandingkan periode yang sama 2021


PT Timah Cetak Laba Bersih Rp1.082 Miliar, Naik 301 Persen

31 hari lalu

PT Timah Cetak Laba Bersih Rp1.082 Miliar, Naik 301 Persen

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah Fina Eliani mengatakan laba bersih itu naik 301 persen bila dibandingkan semester pertama tahun lalu.


BNI Catat Laba Bersih Rp 8,8 Triliun pada Semester I - 2022

33 hari lalu

BNI Catat Laba Bersih Rp 8,8 Triliun pada Semester I - 2022

BNI mencatat laba bersih Rp 8,8 triliun sepanjang semester satu tahun 2022. Nilai itu melonjak 75,1 persen secara tahunan (year-on-year atau yoy).


Semester I Tahun 2022, Kinerja Krakatau Steel Meningkat

33 hari lalu

Semester I Tahun 2022, Kinerja Krakatau Steel Meningkat

Laba Semester I 2022 ini meningkat 2 kali lipat dibandingkan laba Semester 1 Tahun 2021


Kemendag Ingatkan Pengusaha Besi dan Baja untuk Waspadai Dampak Pemberlakuan CBAM

38 hari lalu

Kemendag Ingatkan Pengusaha Besi dan Baja untuk Waspadai Dampak Pemberlakuan CBAM

CBAM merupakan pengurangan emisi karbon dengan menambah bea masuk terhadap barang impor ke Uni Eropa. Sektor besi dan baja termasuk yang terimbas.