Susi Pudjiastuti Ajak Masyarakat Tidak Tergantung Impor Pangan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susi Pudjiastuti tengah mengurusi bunga pakis yang tak diurusnya selama lima tahun  belakangan. Video berkebun ini diunggah di IGTV pada Kamis, 7 Mei 2020. Instagram.com/@susipudjiastuti115

    Susi Pudjiastuti tengah mengurusi bunga pakis yang tak diurusnya selama lima tahun belakangan. Video berkebun ini diunggah di IGTV pada Kamis, 7 Mei 2020. Instagram.com/@susipudjiastuti115

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyoroti ketahanan pangan dalam negeri di tengah ancaman krisis pangan seperti diungkapkan Organisasi Pangan dan Pertanian dunia (FAO). Dia mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak tergantung bahan pangan impor.

    "Ayo kita tanam untuk kebutuhan kita sendiri! Ayo kita lepaskan ketergantungan impor pangan kita," kata Susi dalam akun media sosial Twitter pribadinya, Kamis petang, 28 Mei 2020.

    Selain menanam pangan secara mandiri, Susi mengajak masyarakat membeli pangan yang dihasilkan petani dalam negeri. "Jangan beli lagi yang impor," cuitnya.

    Dia juga mengajak masyarakat mulai menanam untuk mengetahui hasilnya. "Kita mulai dulu saja nanam masing-masing yok .. bisa kok .. kalian kampanye ayo .. ayo dong .. bisa kok .. ayok pasti bisa," tulisnya.

    Apabila tak mempunyai lahan tapak untuk menanam, menurut Susi, masih ada cara lain dalam bercocok tanam. Di antaranya metode hidroponik yang lebih efisien dalam menggunakan tempat.

    Untuk memulai menanam bahan pangan secara mandiri, Susi meminta masyarakat tidak menunggu insentif pemerintah. Dia menekankan untuk mulai terlebih dulu agar tahu hasilnya.

    "Kalau kita kerja dulu kita tidak usah beli, cukup punya sendiri.  Ada lebih kita jual. Akhirnya itu insentifnya," ucapnya.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta jajaran menterinya untuk menjaga kesiapan pangan Indonesia di tengah wabah virus corona Covid-19.

    EKO WAHYUDI l EGI ADYATMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Nyoblos di Saat Pandemi, Pilkada Berlangsung pada 9 Desember 2020

    Setelah tertunda karena wabah Covid-19, KPU, pemerintah, dan DPR memutuskan akan menyelenggarakan Pilkada 2020 pada 9 Desember di tahun sama.