Dirut TVRI Iman Brotoseno Ingin Ajak Publik Berpartisipasi

Reporter

Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin (kiri) dan Direktur Utama Pengganti Antarwaktu TVRI terpilih, Iman Brotoseno (kanan) melakukan rapat perdana usai pelantikan di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2020. Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Dirut LPP TVRI) Iman Brotoseno mengatakan akan mengajak publik berpartisipasi dalam penyelenggaraan siaran serta partisipasi dalam pengawasan organisasi media TVRI.

Sineas itu pun meyakinkan bahwa tujuannya mengikuti rekrutmen menjadi Dirut TVRI bukanlah untuk kepentingan politik dan kelompok, demikian dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2020.

"Percayalah, saya mengikuti semua proses rekrutmen yang berat ini selama untuk kepentingan bangsa, kepentingan publik, bukan politik apalagi kelompok. Saya akan menekan partisipasi publik ini yang menjadi ciri utama serta membedakan TVRI dari jenis lembaga penyiaran yang lain," ujar Iman.

Iman tak menampik dalam era digital seperti sekarang, ia tidak akan bisa menutupi siapa dirinya. "Dan sejak awal saya tegaskan takkan pernah berbohong kepada publik. Semua bisa dilihat dalam jejak digital," kata Iman.

Namun, sebagaimana misinya meningkatkan partisipasi publik, maka Iman akan mendorong keterlibatan publik termasuk dalam pengawasan bagaimana dirinya menjalankan roda bisnis TVRI.

Sebagai LPP, pendapatan TVRI saat ini memang sebagian besar bersumber pada anggaran negara. Memang karena alasan itu, TVRI tidak harus bersaing dengan TV Swasta untuk meraup profit.

Namun, permasalahan klasik LPP TVRI saat ini, kata Iman, yaitu dianggap sulit untuk bersaing dalam menjangkau audiensnya yang terus bergerak sesuai perkembangan zaman.

Padahal, Lembaga Penyiaran Publik pun harus tetap memastikan programnya sampai kepada masyarakat dan mendapatkan perhatian publik (public awareness).

Sebab, bagi negara, penyiaran publik bisa menjadi alat untuk mempercepat akses masyarakat terhadap pendidikan dan budaya, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta memperlancar interaksi antar-warga.

Selain itu, dalam menghadapi Covid-19 yang terjadi secara global, TVRI harus terus bekerja keras memberikan informasi terbaik kepada publik. TVRI harus menjadi salah satu garda terdepan bersama dengan berbagai pihak sampai pandemi virus corona baru ini berakhir.

"Maka diperlukan keterlibatan publik dengan tingkat yang lebih luas, lebih dari sekedar akses tapi juga terlibat dalam proses produksi dan juga dalam pengelolaan dan perencanaan sistem komunikasi," ujar Iman.

Ia mengatakan dalam lembaga penyiaran publik, masyarakat sipil dan demokrasi merupakan konsep yang terkait satu dengan yang lain.

Keberadaan penyiaran publik didorong oleh filosofi yang menganggap khalayak sebagai khalayak aktif (active citizen), yang secara ideal akan memberikan ruang publik yang memungkinkan warga berdiskusi bersama secara rasional tentang kehidupan publik tanpa intervensi dari negara dan pasar demi membangun konsensus bersama.

Untuk itu, dia pun mengajak kepada semua pihak, terutama seluruh karyawan TVRI, agar mau membuktikan diri mampu bekerja secara tim (team work), profesional, independen dan berpihak kepada publik.

"Saya percaya kita bersama-sama akan mewujudkan mimpi kita bersama, yakni menjadikan LPP TVRI menjadi TV Publik yang berintegritas, dipercaya sekaligus menjadi penyiaran berkelas dunia (world class broadcaster)," kata Iman.

ANTARA






Jokowi Telah Kirimkan 15 Nama Calon Dewan Pengawas LPP TVRI ke DPR

11 hari lalu

Jokowi Telah Kirimkan 15 Nama Calon Dewan Pengawas LPP TVRI ke DPR

Johnny G. Plate mengatakan Presiden Jokowi telah mengirimkan 15 nama calon anggota dewan pengawas LPP TVRI ke DPR


Jalan Panjang 60 Tahun TVRI, Apa Acara yang Masih dalam Kenangan?

36 hari lalu

Jalan Panjang 60 Tahun TVRI, Apa Acara yang Masih dalam Kenangan?

Sebagai stasiun televisi pertama di Indonesia, TVRI memiliki sejarah panjang. Berbagai acara pernah lekat di masyarakat, acara apakah favoritmu dulu?


Kelahiran TVRI dan 24 Agustus Sebagai Hari Televisi Nasional

37 hari lalu

Kelahiran TVRI dan 24 Agustus Sebagai Hari Televisi Nasional

Pemerintah Indonesia pada 1961 memutuskan untuk memasukkan proyek media massa televisi (TVRI) ke dalam proyek pembangunan Asian Games IV 1962.


24 Agustus 1962: Kilas balik TVRI Mengudara Perdana Siaran Langsung Asian Games IV

37 hari lalu

24 Agustus 1962: Kilas balik TVRI Mengudara Perdana Siaran Langsung Asian Games IV

Tanggal tersebut saat ini dikenal sebagai hari kelahiran Televisi Republik Indonesia atau TVRI sebagai jaringan televisi pertama di Indonesia


Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

50 hari lalu

Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai sekarang ruang publik dipenuhi oleh isu negatif, disinformasi, dan berita bohong.


Rekam Jejak Pemerintah Orde Baru yang Alergi Rambut Gondrong

57 hari lalu

Rekam Jejak Pemerintah Orde Baru yang Alergi Rambut Gondrong

Pada masa pemerintahan Orde Baru, rambut gondrong mendapatkan stigma negatif, bahkan dilarang.


Pak Kasur, Sosok Legendaris Dunia Anak-Anak Indonesia, Begini Asal Namanya

28 Juli 2022

Pak Kasur, Sosok Legendaris Dunia Anak-Anak Indonesia, Begini Asal Namanya

Pak Kasur salah satu tokoh di Indonesia yang erat kaitannya dengan isu pendidikan anak-anak. Begini profilnya.


Persahabatan Bob Tutupoly dan Koes Hendratmo, Duo Legenda Pembawa Acara Kuis pada Masanya

6 Juli 2022

Persahabatan Bob Tutupoly dan Koes Hendratmo, Duo Legenda Pembawa Acara Kuis pada Masanya

Dua sahabat karib ini, Bob Tutupoly dan Koes Hendratmo merupakan pembawa acara kondang pada masanya. Apa saja acara kuis yang pernah mereka bawakan?


Orang Lama Pasti Tahu Pak Tino Sidin, Jadi Satu Nama Jalan Baru di Jakarta

2 Juli 2022

Orang Lama Pasti Tahu Pak Tino Sidin, Jadi Satu Nama Jalan Baru di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mengganti 22 nama jalan, salah satunya Jalan Cikini VII di Jakarta Pusat menjai Jalan Tino Sidin. Orang lama pasti tahu siapa dia.


Masa Jabatan Anggota Dewan Pengawas TVRI Diperpanjang 3 Bulan

10 Juni 2022

Masa Jabatan Anggota Dewan Pengawas TVRI Diperpanjang 3 Bulan

Perpanjangan masa jabatan Dewan TVRI dilakukan karena proses seleksi calon anggota Dewas LPP TVRI periode 2022-2027 belum rampung.