New Normal, Pengusaha Ritel Janji Patuhi Protokol Kesehatan

Reporter

Pengunjung berbelanja kebutuhan pokok di Hypermart Mall Ciputra Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 22 Mei 2020. Meski mal terlihat sepi pengunjung, sejumlah pasar tradisional dipenuhi warga hingga berdesak-desakan. Tempo/Bintari Rahmanita

TEMPO.Co, Jakarta - Sekretaris Jenderal Asosiasi Peritel Indonesia Solihin memastikan anggota organisasinya siap menerapkan protokol kesehatan New Normal sebagaimana diatur Kementerian Kesehatan. Di samping itu, ia melihat sebagian besar protokol sebenarnya selama ini sudah diterapkan oleh peritel yang masih beroperasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

"Siap enggak siap ya harus siap. kalau kita lihat surat menkes tersebut kan ada bahwa manajemen gedung harus memenuhi protokol saat bekerja dan physical distancing selama aktivitas yang selama ini juga sudah kami lakukan. Hampir semua ketentuan sudah kami implementasikan selama PSBB," ujar Solihin kepada Tempo, Rabu, 27 Mei 2020. Karena itu, ia melihat ketentuan ini sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar baru, melainkan meningkatkan protokol yang telah dijalankan.

Solihin mengatakan beberapa protokol yang sudah diterapkan para peritel selama PSBB ini antara lain adalah menyediakan tempat cuci tangan untuk ritel-ritel seperti minimarket, menerapkan jaga jarak di toko, serta mengenakan masker. Meskipun demikian, ia menyadari ada protokol yang lebih ketat, misalnya yang mewajibkan penyemprotan disinfektan secara berkala empat jam sekali.

"Ya artinya begini, kami pasti menerapkan apa yang disampaikan. Apakah bisa? ya nanti masing-masing peritel akan mempelajari hal ini dan menerapkannya secara maksimal," kata Solihin.

Ia pun meyakini segala protokol, termasuk mencegah kerumunan, akan dapat dilaksanakan dengan baik pada masa New Normal nanti. Mengingat, aparat keamanan juga akan diturunkan dalam mengawal ketertiban selama masa normal baru. "Artinya masyarakat sudah diwarning dan aparat akan menindak hal tersebut."

Dalam kesempatan terpisah, Anggota Dewan Penasihat Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia atau Hippindo Tutum Rahanta, memastikan anggotanya akan memenuhi prasyarat dan ketentuan yang diminta pemerintah mulai dari jaga jarak hingga perlengkapan penunjangnya. "Kami sangat siap dan akan mematuhi protokol kesehatan," ujar dia. Kendati demikian, ia mengatakan para peritel masih menunggu kepastian izin operasi kembali dari pemerintah.

Sebelumnya, untuk mempersiapkan tatanan baru atau New Normal, Kementerian Kesehatan pun telah mengeluarkan surat edaran mengenai protokol kesehatan pada masa New Normal. Yang teranyar, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menerbitkan aturan kesehatan baru pencegahan Covid-19 untuk tempat bisnis jasa dan perdagangan, yakni Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/335/2020.

Protokol pencegahan penularan Covid-19 itu wajib dilaksanakan oleh pengelola tempat kerja, pelaku usaha, pekerja, konsumen dan masyarakat yang terlibat pada sektor jasa dan perdagangan. Sejumlah hal yang harus dilakukan oleh pengelola, antara lain pembersihan dan disinfeksi area kerja dan area publik setiap 4 jam sekali dan harus menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah diakses.

Surat Menkes Terawan juga mengharuskan pelaku usaha memastikan pekerja memahami perlindungan diri dari penularan Covid-19 dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Protokol yang juga wajib dipenuhi di mal adalah pekerja, konsumen, hingga pelaku usaha yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat Celcius tidak diperkenankan masuk. mereka pun wajib menggunakan masker. Di samping itu, harus ada pembatasan jarak fisik minimum 1 meter, meminimalkan kontak dengan pelanggan, dan mencegah kerumunan pelanggan. 

Saat ini, ada empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang dipersiapkan menuju tatanan baru alias New Normal Covid-19. Empat provinsi tersebut adalah Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Gorontalo.

CAESAR AKBAR | DEWI NURITA






Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 jam lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

6 jam lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

1 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

1 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

2 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

2 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

3 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

4 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

4 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

5 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022