Berhasil Turunkan Emisi, RI Akan Peroleh Rp 826 M dari Norwegia

Efek Rumah Kaca diyakini oleh para ahli sebagai salah satu sebab berakhirnya kehidupan di Bumi. Efek Rumah Kaca disebabkan naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2), nitrogen monoksida (NO), nitrogen dioksida (NO2), klorofluorokarbon (CFC), dan gas-gas lainnya di atmosfer. Sejak Revolusi Industri, manusia telah disalahkan sebagai penyebab terganggunya keseimbangan atmosfer sehingga terjadi perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi, suhu air laut dan permukaan bumi naik. Para ilmuwan memperingatkan bahwa efek rumah kaca akan menyebabkan suhu melambung beberapa ratus derajat Celsius, membuat laut mendidih dan kehidupan di Bumi akan berakhir. rightnow.org.au

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia segera memperoleh sekitar US$ 56 juta atau sekitar Rp 826 miliar (kurs Rp 14.729 per dolar AS) dari Norwegia sebagai pembayaran pendanaan iklim dan hutan pertama karena berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) sesuai Letter of Intent (LoI) yang disepakati pada 2010.

Duta Besar Kerajaan Norwegia Vegard Kaale mengatakan sedang dalam proses mendiskusikan waktu dan format pembayaran berbasis kinerja (result base payment/RBP) pertama. "Dan pencairannya sambil menunggu Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup (BP-DLH) beroperasi penuh," ujarnya dalam jumpa pers 10 tahun kerja sama Indonesia-Norwegia di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2020.

Dari hasil verifikasi yang dilakukan verifikator independen yang ditunjuk Pemerintah Kerajaan Norwegia, penurunan emisi GRK Indonesia tahun 2016-2017 mencapai 11,2 juta ton CO2eq. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari laporan awal yang diajukan Indonesia yang mencapai 4,8 juta ton CO2eq.

Kaale mengatakan 10 tahun lalu tepatnya Mei 2010, Indonesia dan Norwegia melakukan kerja sama bilateral untuk mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan. Kerja sama yang terinspirasi dari Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB melawan pemanasan global itu berisi komitmen Indonesia melindungi hutan hujan tropis.

Indonesia telah melakukan reformasi kebijakan dan ia mengaku senang dalam 10 tahun kerja sama tersebut deforestasi menurun. Kerja sama pendanaan iklim dan hutan kedua negara telah memasuki fase 3, yang artinya Norwegia mulai membayar hasil penurunan deforestasi.

Kaale mengatakan pengurangan deforestasi bukan hal mudah, dan Presiden Joko Widodo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar telah mendemonstrasikan kepemimpinan kuat dan ambisius untuk mencapai hal tersebut.

Hasilnya penurunan deforestasi terjadi di periode 2016-2017 yang berlanjut terjadi di periode 2017-2018 hingga ke 2018-2019. “Tahun ini pembayaran akan dilakukan berdasarkan kesepakatan yang ada hingga 2020."

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong mengatakan 80 persen dari 1 miliar dolar AS komitmen pendanaan iklim Norwegia sesuai LoI akan dialokasikan untuk RBP.

“Dan kita gembira tadi Pak Dirjen (Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ruandha Agung Sugardiman, red) juga sampaikan bahwa akan segera kita lakukan atau direalisasikan pembayaran pertama dari RBP itu. Tadi sudah dijelaskan dari hasil pengurangan emisi Indonesia dari periode 2016-2017 sebesar 11,2 juta ton CO2eq, itu pengurangan emisi yang berhasil kita capai,” ujar Alue.

Alue juga mengatakan kerja sama dua negara tersebut ingin dijadikan percontohan global dalam mencapai komitmen bersama mewujudkan Paris Agreement. “Seperti teman-teman ketahui Indonesia sudah tetapkan target pengurangan emisi 29 persen berdasarkan usaha mandiri dan 41 persen dengan dukungan internasional di 2030."

ANTARA






Jakarta Ditargetkan Jadi Kota Berketahanan Iklim Pada 2030

2 hari lalu

Jakarta Ditargetkan Jadi Kota Berketahanan Iklim Pada 2030

Sekda DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan Jakarta ditargetkan menjadi Kota Berketahanan Iklim pada 2030 dan Net Zero pada 2050.


Anies Baswedan Bikin 4 Sekolah Net Zero 2022, Sekolah Apa Itu?

3 hari lalu

Anies Baswedan Bikin 4 Sekolah Net Zero 2022, Sekolah Apa Itu?

Anies Baswedan meresmikan 4 "Sekolah Net Zero 2022" di SD Negeri Ragunan 08 di Jakarta, sebagai bagian dari upaya memajukan pendidikan sesuai zaman.


Pulau Pari Terancam Tenggelam, Warga Tuntut PT Holcim ke Pengadilan Swiss

10 hari lalu

Pulau Pari Terancam Tenggelam, Warga Tuntut PT Holcim ke Pengadilan Swiss

Warga Pulau Pari menggugat PT Holcim ke Pengadilan Swiss karena diduga berkontribusi terhadap perubahan iklim yang mengancam pulau tersebut


Niu buka Dealer Motor Listrik dari Plastk Daur Ulang di Bali

12 hari lalu

Niu buka Dealer Motor Listrik dari Plastk Daur Ulang di Bali

Dealer motor listrik Niu mendukung KTT G20 yang mengedepankan teknologi ramah lingkungan, sekaligus sejalan dengan visi Niu Mobility yang zero emisi.


Mahasiswa Belanda Bikin Mobil Listrik yang Bisa Sedot Emisi CO2

12 hari lalu

Mahasiswa Belanda Bikin Mobil Listrik yang Bisa Sedot Emisi CO2

Sebagai alat penyedot emisi CO2, mobil listrik ini menggunakan Piece de resistance, sebuah filter khusus yang untuk menangkap CO2 di jalan raya.


Jadi Kendaraan Dinas, Berikut 5 Keunggulan Mobil Listrik

12 hari lalu

Jadi Kendaraan Dinas, Berikut 5 Keunggulan Mobil Listrik

Pemerintah bakal mengganti mobil dinas berbahan bakar minyak dengan mobil listrik. Lantas, apa saja keunggulan mobil listrik?


Riza Patria Ancam Tindak Pelaku Pencemaran Udara, Greenpeace: Buka Data Emisi

14 hari lalu

Riza Patria Ancam Tindak Pelaku Pencemaran Udara, Greenpeace: Buka Data Emisi

Riza Patria mengajak warga untuk ikut mengawasi dan melaporkan pabrik-pabrik yang diduga melakukan pencemaran udara.


Target Keberlanjutan Bank DBS dalam Mencapai Emisi Nol Bersih pada Tahun 2050

18 hari lalu

Target Keberlanjutan Bank DBS dalam Mencapai Emisi Nol Bersih pada Tahun 2050

Bank DBS menjadi bank pertama yang mengumumkan rangkaian komitmen dekarbonisasi untuk menjadi Best Bank for a Better World.


Inilah 3 Kelebihan Mengonsumsi Serangga

18 hari lalu

Inilah 3 Kelebihan Mengonsumsi Serangga

Makan serangga itu efisien, baik untuk lingkungan, meningkatkan kesejahteraan, hewan dan mengurangi risiko penyakit pada manusia.


Penjualan Mobil dan Motor Mesin Bensin Bakal Distop untuk Kurangi Konsumsi BBM Bersubsisi

19 hari lalu

Penjualan Mobil dan Motor Mesin Bensin Bakal Distop untuk Kurangi Konsumsi BBM Bersubsisi

Pembatasan penjualan mobil dan motor bensin sejalan dengan road map atau peta jalan Indonesia untuk menciptakan net zero emission (NZE) pada 2060.