BLT Desa Rp 2,99 Triliun Telah Disalurkan ke 4,9 Juta Keluarga

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar Cegah Covid-19, 31 Ribu Desa Aktif Pantau Pemudik.

    Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar Cegah Covid-19, 31 Ribu Desa Aktif Pantau Pemudik.

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan hingga saat ini tercatat sudah ada 4.992.025 keluarga miskin yang mendapat kucuran Bantuan Langsung Tunai alias BLT Desa.

    Dengan demikian, dana desa yang telah digunakan untuk BLT adalah sekitar Rp 2,99 triliun. "Penyaluran BLT terus berjalan di desa-desa meskipun pada periode Lebaran," ujar Abdul Halim dalam konferensi video, Rabu, 27 Mei 2020.

    Sejauh ini, kata Abdul Halim, dana desa sudah tersalur ke 63.029 rekening kas desa. Angka tersebut adalah sekitar 84 persen dari total 74.953 desa. Pada desa-desa tersebut lah, tuturnya, percepatan penyaluran BLT Dana Desa dapat dilakukan.

    Berdasarkan catatan kementerian, desa yang sudah menggelar Musyawarah Desa Khusus dan telah menetapkan calon keluarga penerima manfaat BLT desa sejatinya berjumlah 63.834 desa. Dari jumlah tersebut, baru 47.030 desa yang telah menyalurkan BLT Desa. Sementara, 16.804 desa sudah melakukan musdesus untuk menentukan calon KPM, namun belum menyalurkan dana BLT-nya.

    Dengan perkembangan tersebut, Abdul Halim melihat kesenjangan jumlah antara desa yang telah menggelar musyawarah khusus dan realisasi penyalurannya semakin menipis jaraknya. "Ini membahagiakan komitmen Kepala Desa untuk memberikan hak warga desa yang sudah di-musdesus untuk dapat BLT."

    Apabila dilihat menurut kabupaten atau kotanya, hingga 26 Mei 2020 sudah ada 109 kabupaten/kota yang penyaluran BLT Desa-nya mencapai 100 persen. Selanjutnya, yang penyalurannya 75-99 persen berjumlah 138 kabupaten/kota. Berikutnya, 55 kabupaten/kota tercatat baru menyalurkan sebesar 50-74 persen, dan 94 kabupaten kota baru menyalurkan 1-49 persen.

    Abdul Halim masih menemukan 38 kabupaten/kota yang sama sekali belum menyalurkan BLT Dana Desa. "Yang nol persen ini beberapa terkendala dan sudah kami cek di lapangan," ujar dia. Ada beberapa hal yang jadi penghambat penyaluran BLT Desa itu, antara lain adalah persoalan birokrasi desa lantaran banyak pejabat baru, serta ada pula desa yang terkendala faktor geografis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Nyoblos di Saat Pandemi, Pilkada Berlangsung pada 9 Desember 2020

    Setelah tertunda karena wabah Covid-19, KPU, pemerintah, dan DPR memutuskan akan menyelenggarakan Pilkada 2020 pada 9 Desember di tahun sama.