Bisnis Terguncang, Boeing Mulai PHK Besar-besaran Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagian hidung Boeing 747 dapat dibuka untuk memasukkan kargo, selain pintu bagian belakang, hidung merupakan akses ke ruang kargo. Foto: Boeing

    Bagian hidung Boeing 747 dapat dibuka untuk memasukkan kargo, selain pintu bagian belakang, hidung merupakan akses ke ruang kargo. Foto: Boeing

    TEMPO.CO, JakartaBoeing Co. mulai bersiap melakukan pemangkasan tenaga kerja dalam jumlah besar pada minggu ini. Seperti dilansir Bloomberg, langkah PHK ini diambil untuk memangkas biaya operasional di tengah lesunya industri penerbangan di masa pandemi Covid-19. 

    Manajemen Boeing telah menyampaikan kepada serikat pekerja bahwa pengumuman tentang PHK akan keluar pada Jumat lusa, 29 Mei 2020. Informasi ini disampaikan oleh SPEEA, serikat pekerja yang mewakili sekitar 18.000 insinyur di wilayah Puget Sound.

    Chief Executive Officer Dave Calhoun bulan lalu telah memperingatkan bahwa Boeing akan memangkas 10 persen tenaga kerjanya atau sekitar 16.000 pegawai. Kebijakan ini harus dilakukan untuk mengecilkan operasi perusahaan karena banyak pelanggan maskapainya berjuang tengah berjuang bertahan hidup.

    Menurut Puget Sound Business Journal, Boeing telah menginformasikan kepada serikat pekerja teknik bahwa hantaman pandemi membuat perusahaan akan mengurangi 15 persen karyawan dan memangkas 20 persen pekerja kerah putih di wilayah Seattle dan California Selatan. Sementara itu, pekerjaan di Kanada dan Australia sudah lebih dulu dipangkas.

    Di tengah gelombang PHK akibat pukulan pandemi ini, Calhoun pesimistis penjualan pesawat Boeing akan kembali ke level yang sama pada 2019 dalam tiga tahun lagi. Saat ini Boeing juga telah menarik pinjaman berjangka US$ 13,8 miliar dan menerbitkan obligasi senilai US$25 miliar untuk membantu perusahaan menahan gejolak dalam beberapa tahun ini.

    Senasib, pesaing Boeing, Airbus SE juga telah mempertimbangkan pengurangan pekerjaan. Sebelumnya, pabrik pesawat Prancis ini telah mengumumkan rencana untuk mengurangi produksi lebih dari 30 persen.

    BISNIS

     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Nyoblos di Saat Pandemi, Pilkada Berlangsung pada 9 Desember 2020

    Setelah tertunda karena wabah Covid-19, KPU, pemerintah, dan DPR memutuskan akan menyelenggarakan Pilkada 2020 pada 9 Desember di tahun sama.