Harapan Sri Mulyani saat Bersilaturahmi dengan Gubernur BI

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) berbincang dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat mengkiuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019. Rapat kerja tersebut beragendakan pembahasan laporan realisasi semester I dan prognosis semester II pelaksanaan APBN TA 2019 serta Laporan dan pengesahan hasil pembahasan panja perumus kesimpulan. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap hubungan antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia tetap terjaga dengan baik dan terus dapat ditingkatkan. Karena dalam suasana pandemi Covid-19, koordinasi intens antar pemangku kebijakan menjadi semakin penting. 

"Seperti ini hubungan yang makin erat, saling menghormati percaya mendukung adalah merupakan esensi penting untuk menjaga Indonesia dalam menghadapi tantangan yang luar biasa," kata Sri Mulyani dalam silaturahmi dengan Bank Indonesia, Selasa, 26 Mei 2020.

Dia juga menyampaikan maaf lahir batin dan berdoa semoga ibadah di bulan Ramadan dan di hari Idul Fitri yang dilalui dalam suasana Covid-19 tidak mengurangi kekhusyukan dalam mendekatkan diri kita kepada Allah.

"Semoga kita semua dalam kapasitas saya sebagai pribadi dan pimpinan dari Kementerian Keuangan diberikan maaf atas segala tindakan ucapan yang mungkin dalam interaksi kepada Bank Indonesia dan pak Perry mungkin ada kekurangan," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyebutkan pada hakikatnya manusia selalu memiliki kekurangan. Dia juga berharap semua mendapatkan kemenangan dalam perjuangan untuk menjaga ekonomi Indonesia dalam menghadapi Covid-19.

"Insya Allah dengan ikhtiar maksimal dan doa kita akan terus mendapatkan kemudahan dari Allah. Terima kasih pak Perry, selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir batin," kata Sri Mulyani.

Perry juga sangat apresiasi hubungan yang eratnya antara Kemenkeu dan BI, di mana kebijakan moneter dan fiskal menyatu sesuai dengan kewenangan masing-masing

"Kami juga apresiasi leadership KSSK untuk program pemulihan nasional sehingga semua yang hadir di sini bisa menyaksikan bagaimana stimulus fiskal ibu sangat dibutuhkan dan akan bantu pemulihan ekonomi kita," kata Perry.

Bank Indonesia, menurut Perry, juga siap untuk berbagi beban dengan pemerintah seusai dengan kewenangan dan kemampuan masing-masing. "Terima kasih ibu atas kerja sama dengan Kemenkeu dan BI dan KSSK serta Komisi XI. Insya Allah kebijakan fiskal dan moneter dan pengawasan dunia perbankan dan pengusaha jika kita bersatu insya Allah ekonomi nasional kita bisa lebih baik. Maturu nuwun, ibu."






Ratifikasi IKCEPA dan RCEP Jadi Penguat Kerja Sama Indonesia-Korsel

15 jam lalu

Ratifikasi IKCEPA dan RCEP Jadi Penguat Kerja Sama Indonesia-Korsel

Dengan prinsip-prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan saling menguntungkan, kerja sama ekonomi Indonesia dan Korea Selatan terus dilakukan penguatan agar tetap signifikan di masa depan dengan potensi peningkatan lebih lanjut.


Intervensi DNDF, Begini Intervensi Bank Indonesia Tidak Kuras Cadangan Devisa

1 hari lalu

Intervensi DNDF, Begini Intervensi Bank Indonesia Tidak Kuras Cadangan Devisa

Intervensi Bank Indonesia atau BI untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak harus memakan cadangan devisa. Caranya?


Mengenal Cadangan Devisa, Salah Satu Instrumen Modal Hadapi Krisis Global

1 hari lalu

Mengenal Cadangan Devisa, Salah Satu Instrumen Modal Hadapi Krisis Global

Di laman Otoritas Jasa Keuangan, cadangan devisa atau dikenal dengan nama foreign exchange reserves merupakan cadangan dalam satuan mata uang asing.


Sri Mulyani Beberkan Tantangan untuk Capai Target Inklusi Keuangan 90 Persen

1 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan Tantangan untuk Capai Target Inklusi Keuangan 90 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendorong agar target inklusi keuangan Indonesia pada tahun 2024 sebesar 90 persen bisa tercapai.


Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Menjadi Kejutan Global Selanjutnya Setelah Pandemi

2 hari lalu

Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Menjadi Kejutan Global Selanjutnya Setelah Pandemi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengingatkan perubahan iklim merupakan ancaman global yang sangat serius sesudah pandemi COVID-19.


Pesan Sri Mulyani untuk 2.397 Lulusan STAN 2022: Pemimpin Tidak Menipu, Mengkhianati, Manipulasi

2 hari lalu

Pesan Sri Mulyani untuk 2.397 Lulusan STAN 2022: Pemimpin Tidak Menipu, Mengkhianati, Manipulasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir menyampaikan pidato kepada lulusan 2.397 Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN hari ini.


Ingatkan Inflasi 2023 Bisa Lebih dari 4 Persen, Bank Indonesia: Harga Pangan dan Energi Meningkat

2 hari lalu

Ingatkan Inflasi 2023 Bisa Lebih dari 4 Persen, Bank Indonesia: Harga Pangan dan Energi Meningkat

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat persen secara tahunan masih tinggi hingga 2023.


Pemerintah Diminta Jaga Inflasi Pangan Tak Melebihi 5 Persen agar Target Inflasi Nasional Tercapai

2 hari lalu

Pemerintah Diminta Jaga Inflasi Pangan Tak Melebihi 5 Persen agar Target Inflasi Nasional Tercapai

Inflasi pangan yang terjaga di kisaran 5 persen dapat membuat target inflasi nasional yang sebesar plus minus 4 persen di 2022 tercapai.


BPS: Inflasi September 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

2 hari lalu

BPS: Inflasi September 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

BPS mengumumkan tingkat inflasi pada bulan September 2022 sebesar 1,17 persen. Dengan begitu, inflasi tahunan kini mencapai 5,95 persen.


Inflasi September Diprediksi Melonjak jadi 6,08 Persen Setelah Deflasi di Agustus, Kenapa?

2 hari lalu

Inflasi September Diprediksi Melonjak jadi 6,08 Persen Setelah Deflasi di Agustus, Kenapa?

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memprediksi tingkat inflasi pada September 2022 bakal melonjak hingga melampaui target pemerintah. Kenapa?