Ombudsman Sebut Tiga Alasan Harga BBM Tak Kunjung Turun

Reporter

Pengemudi ojek online melakukan pengisian BBM di SPBU Cikini, Jakarta, Selasa, 14 April 2020. PT. Pertamina memberikan bantuan cashback 50% kepada ojek darling hingga 12 Juli 2020 demi mereda pandemi virus corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Ombudsman RI Laode Ida mengungkapkan alasan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tak kunjung turun di saat harga minyak dunia alami penurunan serta merebaknya pandemi COVID-19.

Laode mengatakan hal itu diketahui dari keterangan direksi PT Pertamina. "Setidaknya yang saya tangkap dari penjelasan Pertamina, ada tiga alasan pokok mengapa harga BBM tidak turun," ujar Laode dalam rilis di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020.

Pertama, harga pokok BBM yang dijual di Indonesia harga adalah sebelum turunnya harga BBM dunia. Jadi kalau dijual dengan harga murah, sudah pasti Pertamina akan mengalami kerugian besar. Sebagai BUMN, niscaya hal itu tidak mungkin dilakukan.

Kedua, harga BBM dunia terus berfluktuasi (naik-turun). Pada hari dimana direksi PT Pertamina memberikan penjelasan secara virtual pada ombudsman, misalnya, harga BBM dunia menanjak naik di atas angka tiga puluhan dolar AS per barel.

Ketika aktivitas sosial ekonomi masyarakat dunia akan berangsur normal, niscaya harga BBM juga akan berangsur naik.

Ketiga, jika harga BBM diturunkan dan terjadi kerugian besar di pihak PT Pertamina, maka akan terjadi pengurangan tenaga kerja atau Pemutusan Hubungan Kerja.

"Tentu hal ini tidak dikehendaki. Saya turut apresiasi PT Pertamina yang hingga sekarang tidak ada PHK. Karena jika PT Pertamina mengalami kerugian dengan menurunkan harga BBM, maka akan semakin menambah barisan warga bangsa ini yang terkena PHK akibat wabah virus corona yang konon jumlahnya sekarang sudah berada di atas angka dua jutaan orang," ujar Laode.

Dia juga meragukan upaya tertentu kelompok masyarakat, yang diinisiasi oleh tokoh-tokoh senior aktivis sosial di antaranya Marwan Batubara, kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo, termasuk kepada PT Pertamina, akibat tidak kunjung diturunkannya harga BBM.

"Saya ragu terhadap upaya itu hanya akan buang-buang energi sosial. Padahal harga BBM tak akan kunjung diturunkan," kata Laode.

Namun, upaya itu pun ia hargai sebagai bagian dari hak masyarakat dalam menyalurkan aspirasi. Laode menilai, seharusnya perlu dipertimbangkan secara matang tentang manfaat dan mudharatnya.

"Memang sudah begitu kuat perbincangan di media sosial yang pada intinya melontarkan kritik baik kepada pemerintah maupun secara khusus Pimpinan PT Pertamina yang tak menurunkan harga minyak, meski harga minyak dunia sudah turun hingga dua puluhan dolar AS per barel. Bahkan ada yang berpendapat bahwa pemerintah menyedot uang rakyat dari harga BBM tetap seperti harga semula," kata Laode.

Sebelum gugatan class action diwujudkan, Laode menyarankan agar terlebih dahulu berkoordinasi atau minta penjelasan resmi dari Pimpinan PT Pertamina dan pejabat terkait di pemerintahan (khususnya menteri Energi dan Sumber Daya Mineral), agar juga mendengarkan atau memperoleh pemahaman tentang alasan mengapa harga BBM tak kunjung turun.

"Patut dicermati, asumsi yang dibangun pihak PT Pertamina adalah bahwa ketika seseorang sudah memiliki kendaraan roda empat berarti yang bersangkutan dianggap sudah mampu dan tak butuh lagi disubsidi," ujar Laode.






Rupiah Menguat di Level Rp 15.288 per Dolar AS Hari Ini, Dibayangi Laju Inflasi Domestik

21 jam lalu

Rupiah Menguat di Level Rp 15.288 per Dolar AS Hari Ini, Dibayangi Laju Inflasi Domestik

Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi, 4 Oktober 2022, menguat.


Kuota Pertalite dan Solar Subsidi Ditambah, BPH Migas Minta Masyarakat Mampu Pakai BBM Nonsubsidi

23 jam lalu

Kuota Pertalite dan Solar Subsidi Ditambah, BPH Migas Minta Masyarakat Mampu Pakai BBM Nonsubsidi

Pemerintah mulai awal bulan ini menambah kuota BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2022.


Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Per Oktober 2022

1 hari lalu

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Per Oktober 2022

Penurunan harga BBM di sejumlah SPBU ini imbas pelemahan harga minyak dunia di pasar global. Ada BBM yang naik dan turun.


Anggaran Pangan Bersubsidi DKI Naik Rp 1,1 Triliun, Imbas Perang Rusia-Ukraina dan Kenaikan Harga BBM

1 hari lalu

Anggaran Pangan Bersubsidi DKI Naik Rp 1,1 Triliun, Imbas Perang Rusia-Ukraina dan Kenaikan Harga BBM

Pangan bersubsidi diberikan untuk 1.000.196 warga Jakarta pemegang KJP, Kartu Lansia Jakarta. disabilitas, guru honorer, buruh, hingga penghuni rusun.


Meski Inflasi September di Bawah Prediksi, Analis Sebut Pemerintah Punya PR Berikut Ini

1 hari lalu

Meski Inflasi September di Bawah Prediksi, Analis Sebut Pemerintah Punya PR Berikut Ini

Inflasi September masih di bawah prakiraan analis, tetapi tetap menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk menjaga transmisi harga energi dan komoditas.


Sensitif Harga BBM dan Cemas Resesi Global? Ini Tips Mengemudi Hemat BBM

1 hari lalu

Sensitif Harga BBM dan Cemas Resesi Global? Ini Tips Mengemudi Hemat BBM

Bagi yang sensitif harga BBM, perlu cermat menyalakan AC hingga hitung beban bagasi yang mempengaruhi penggunaan BBM di mobil. Ini tips hematnya.


Harga BBM, Beras dan Angkot Jadi Penyebab Utama Inflasi September 1,17 Persen

1 hari lalu

Harga BBM, Beras dan Angkot Jadi Penyebab Utama Inflasi September 1,17 Persen

Komoditas utama penyumbang inflasi September adalah harga BBM, beras dan angkutan dalam kota.


BPS: Inflasi September 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

1 hari lalu

BPS: Inflasi September 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

BPS mengumumkan tingkat inflasi pada bulan September 2022 sebesar 1,17 persen. Dengan begitu, inflasi tahunan kini mencapai 5,95 persen.


Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

1 hari lalu

Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

RUPS PT Pertamina (Persero) telah mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina untuk periode kedua.


Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

1 hari lalu

Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

Erick Thohir kembali mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk periode kedua.