Terbangkan Balon Udara Liar Bisa Dipidana dan Denda Rp 500 Juta

Reporter

Editor

Rahma Tri

Ratusan balon udara menghiasi langit Prancis saat berpartisipasi dalam acara Festival Balon Udara Mondial di Chambley, 28 Juli 2019. Sebanyak 500 balon udara menghiasi langit Prancis yang menjadikannya sebagai pertemuan balon udara internasional terbesar di dunia. REUTERS/Charles Platiau

TEMPO.CO, Jakarta - AirNav Indonesia memperingatkan para piloot untuk mewaspadai gangguan balon udara liar melalui penerbitan notice to airmen (NOTAM) nomor A1165/20 NOTAMN. Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno mengatakan bahwa pihaknya terus memberikan informasi terkini kepada stakeholder penerbangan karena ruang udara kini terpantau terdapat balon udara liar.

“NOTAM yang kami terbitkan berisi mengenai peringatan kepada para pilot yang melawati ruang udara di area Pekalongan, Wonosobo, Parakan dan Kajen. Kami memperingatkan agar para pilot yang melewati area ruang udara tersebut berhati-hati," ujar Pramintohadi dalam keterangan tertulis, Senin malam, 25 Mei 2020.

Ketinggian balon udara liar itu diperkirakan mulai dari nol hingga 28.000 kaki dengan arah dan kecepatan terbang yang tidak diketahui. Meski demikian, AirNav Indonesia hingga saat ini belum menerima laporan dari pilot yang melihat balon udara di area ruang udara tersebut. Meski demikian, Pramintohadi mengingatkan kepada para pelaku penerbangan balon udara liar bahwa penerbangan balon udara liar tersebut sangat mengancam keselamatan penerbangan dan terdapat sanksi tegas yang menanti pelaku.

“Kami kembali mengingatkan kepada para pelaku penerbangan balon liar, aparat penegak hukum bisa memberikan sanksi pidana bagi pihak-pihak yang mengancam keselamatan penerbangan. Ini sesuai dengan yang diatur di dalam Undang-Undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan. Pasal 411 menyatakan bahwa terdapat ancaman pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta,” ujar Pramintohadi.

Pramintohadi menegaskan, terdapat aturan yang harus dipatuhi dalam menerbangkan balon udara ditambatkan yang dijelaskan di dalam PM 40 Tahun 2018 tentang penggunaan balon udara pada kegiatan budaya masyarakat. Beberapa pemerintah daerah bahkan saat ini sudah melarang penerbangan balon udara dengan ditambatkan, karena kondisi pandemi COVID-19 dan upaya untuk mengimplementasikan jaga jarak. “Kami telah berkoordinasi sebelumnya dengan beberapa pemerintah daerah yang terdapat pegiat balon udara tradisional di daerahnya," ujar dia.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Wonosobo misalnya, telah melarang penerbangan balon udara tradisional dalam pencegahan penyebaran COVID-19 serta keamanan dan keselamatan penerbangan yang tertuang di dalam Surat Pemerintah Kabupaten Wonosobo Nomor: 130/155/2020 tanggal 11 Mei 2020. Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyampaikan kepada seluruh masyarakat Wonosobo agar tidak mengadakan kegiatan pembuatan, penerbangan, festival maupun kegiatan sejenisnya terkait dengan balon udara tradisional.

“Keselamatan penerbangan tidak akan dapat terwujud tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat termasuk para pegiat balon udara tradisional. Mari bersama-sama kita jaga keselamatan saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air khususnya para pengguna transportasi udara, dengan cara mematuhi aturan dan regulasi yang belaku,” tutur Pramintohadi.

 






Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

1 jam lalu

Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

Liburan dengan ikut serta membawa anak, mungkin akan menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi para orang tua.


Qatar Airways Raih Penghargaan Maskapai Terbaik Versi Skytrax 2022

16 jam lalu

Qatar Airways Raih Penghargaan Maskapai Terbaik Versi Skytrax 2022

Skytrax mengadakan penghargaan tahunan untuk maskapai dengan mempertimbangkan lebih dari 14 juta survei pelanggan


AirAsia Buka Penerbangan Padang-Kuala Lumpur per 1 Oktober, Simak Jadwalnya

3 hari lalu

AirAsia Buka Penerbangan Padang-Kuala Lumpur per 1 Oktober, Simak Jadwalnya

Station Manager AirAsia Budi Pebrianto mengatakan jadwal penerbangan internasional AirAsia rute Kuala Lumpur - Padang - Kuala Lumpur periode Summer 20


Bandara Internasional Yogyakarta Buka Penerbangan ke Singapura Mulai Bulan Depan, Tiket Rp 600 Ribuan

4 hari lalu

Bandara Internasional Yogyakarta Buka Penerbangan ke Singapura Mulai Bulan Depan, Tiket Rp 600 Ribuan

PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Yogyakarta sudah berkoordinasi dengan Malaysia Airline (MA).


AirAsia Akan Tambah Armada Penerbangan Dukung Bandara Kualanamu sebagai Hub Internasional

6 hari lalu

AirAsia Akan Tambah Armada Penerbangan Dukung Bandara Kualanamu sebagai Hub Internasional

AirAsia mengalokasikan lebih banyak pesawat Airbus A320 yang beroperasi dari Bandara Kualanamu guna melayani berbagai rute domestik dan internasional.


Maskapai Asing Mulai Buka Penerbangan Langsung ke Destinasi Wisata Selain Bali

7 hari lalu

Maskapai Asing Mulai Buka Penerbangan Langsung ke Destinasi Wisata Selain Bali

Bertambahnya penerbangan langsung dari luar negeri ke Indonesia akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke nusantara.


Bandara Changi Naikkan Biaya Layanan Penumpang, Simak Besarannya

7 hari lalu

Bandara Changi Naikkan Biaya Layanan Penumpang, Simak Besarannya

Kenaikan biaya layanan Bandara Changi ini diperkirakan mulai 1 November tahun ini dan akan berlaku hingga Maret 2023.


Topan Nanmadol Melanda Jepang, Ratusan Penerbangan dan Perjalanan Kereta Dibatalkan

8 hari lalu

Topan Nanmadol Melanda Jepang, Ratusan Penerbangan dan Perjalanan Kereta Dibatalkan

Bencana banjir dan tanah longsor dapat terjadi saat topan ke-14 musim ini bergerak menuju Jepang timur.


Batik Air Buka Rute Baru dari Bandara Bali - Perth, Empat Kali Sepekan

9 hari lalu

Batik Air Buka Rute Baru dari Bandara Bali - Perth, Empat Kali Sepekan

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mendapatkan tambahan rute penerbangan yang menghubungkan Perth, Australia - Bali.


Pemulihan Penerbangan Berlanjut ke Kuartal IV, AP II Sebutkan Lima Sinyal Ini

9 hari lalu

Pemulihan Penerbangan Berlanjut ke Kuartal IV, AP II Sebutkan Lima Sinyal Ini

Angkasa Pura II (Persero) mengungkapkan sinyal dan indikasi kebangkitan penerbangan seiring dengan terkendalinya situasi pandemi Covid-19.