Jokowi Datangi Stasiun MRT Bundaran HI, Cek Kesiapan New Normal

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, berswafoto dengan sejumlah pembatik saat menghadiri kegiatan Batik Kemerdekaan di Stasiun MRT Bundaran HI Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, berswafoto dengan sejumlah pembatik saat menghadiri kegiatan Batik Kemerdekaan di Stasiun MRT Bundaran HI Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Selasa pagi, 26 Mei 2020 meninjau kesiapan fasilitas umum di Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, untuk mendukung tatanan kehidupan normal baru atau new normal.

    Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang tiba pukul 08.45 WIB, dan disambut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolri Jenderal Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahanto dan Direktur Utama MRT William Subandar.

    Peninjauan moda transportasi massal di pusat Ibu Kota itu dilakukan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti pembatasan jarak fisik di lokasi dan penggunaan masker.

    Setiba di Bundaran Hotel Indonesia, Presiden bersama pejabat yang mendampingi kemudian turun ke Stasiun MRT dan memeriksa keadaan dan persiapan di stasiun tersebut.

    Sekitar pukul 08.55 WIB, Jokowi menuntaskan peninjauannya. Jokowi dijadwalkan akan memberikan keterangan pers bersama pejabat terkait.

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sudah menerbitkan pedoman tentang penerapan tatanan kehidupan new normal.

    Pedoman tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Nyoblos di Saat Pandemi, Pilkada Berlangsung pada 9 Desember 2020

    Setelah tertunda karena wabah Covid-19, KPU, pemerintah, dan DPR memutuskan akan menyelenggarakan Pilkada 2020 pada 9 Desember di tahun sama.