Lebaran di Tengah Pandemi, Pertamina Pastikan Stok LPG Cukup

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memasukkan gas LPG kedalam tabung 3 kg di Stasiun Pengisian Bahan Bakar LPG Makassar di kawasan Terminal BBM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 3 Oktober 2019. Setiap hari terminal tersebut memproduksi 22 ribu tabung 3 kg berisi gas dengan kapasitas 60-70 metrik ton untuk kebutuhan warga Makassar. ANTARA FOTO/Yusran Uccang

    Pekerja memasukkan gas LPG kedalam tabung 3 kg di Stasiun Pengisian Bahan Bakar LPG Makassar di kawasan Terminal BBM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 3 Oktober 2019. Setiap hari terminal tersebut memproduksi 22 ribu tabung 3 kg berisi gas dengan kapasitas 60-70 metrik ton untuk kebutuhan warga Makassar. ANTARA FOTO/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) memastikan stok bahan bakar minya (BBM) dan LPG mencukupi kebutuhan masyarakat di masa Lebaran. Meski di tengah pandemi Covid-19, Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) 2020 Pertamina tetap siaga.

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, pada masa Lebaran tahun ini, permintaan LPG diprediksi naik 5 persen dibanding kondisi normal yang sekitar 25.847 Metrik Ton per hari. Kenaikan itu dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan rumah tangga untuk menyiapkan makanan bagi keluarga.

    “Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan jelang hari raya, Pertamina menyediakan stok LPG yang aman dan mencukupi. Seluruh fasilitas kami beroperasi dengan tanki LPG terisi maksimal,” kata Fajriyah dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Mei 2020.

    Tren peningkatan kebutuhan LPG ini, kata Fajriyah, sudah dimulai sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlaku. Hal ini membuat aktivitas masyarakat banyak terkonsentrasi di rumah dan konsumsi makanan untuk keluarga lebih tinggi.

    Untuk melayani kebutuhan LPG selama Lebaran, Pertamina telah menyiagakan 657 SPBBE, 3.908 Agen dan 177.717 Outlet untuk melayani LPG PSO, serta 808 Agen dan 84.712 Outlet LPG Non PSO. Selain memenuhi kebutuhan LPG, Pertamina juga menyalurkan jaringan gas (Jargas) untuk 220 ribu rumah tangga.

    Dalam rangka meningkatkan pelayanan, lanjut Fajriyah, Pertamina juga menyediakan layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Service melalui Contact Centre 135. Untuk memudahkan transaksi, Pertamina juga memberikan fasilitas tambahan pola bayar non cash melalui aplikasi My Pertamina-LinkAja di SPBU.

    “Kami juga memberikan promo MyPertamina merchandise reward poin, promo cashback bagi pengemudi Ojek Online, Angkutan Kota yang membeli produk pertamax dengan MyPertamina atau LinkAja,” kata Fajriyah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.