Sampai H-5 Lebaran, Sudah 214 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara melintasi ruas jalan layang Tol Jakarta-Cikampek II arah Cikampek, di pintu masuk kawasan Cikunir, Bekasi, Sabtu, 21 Desember 2019. Jelang memasuki hari libur Natal dan Tahun Baru 2020 arus kendaraan yang memasuki dan melintasi ruas jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek arah Cikampek terpantau ramai lancar. ANTARA/Risky Andrianto

    Sejumlah pengendara melintasi ruas jalan layang Tol Jakarta-Cikampek II arah Cikampek, di pintu masuk kawasan Cikunir, Bekasi, Sabtu, 21 Desember 2019. Jelang memasuki hari libur Natal dan Tahun Baru 2020 arus kendaraan yang memasuki dan melintasi ruas jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek arah Cikampek terpantau ramai lancar. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sudah sebanyak 214.014 kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui arah timur, barat dan selatan. Jumlah itu terhitung sejak periode H-7 sampai dengan H-5 Lebaran 2020 atau 17-19 Mei 2020.

    "Angka ini turun 60 persen dari lalu lintas Lebaran tahun 2019," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru, melalui siaran pers, Rabu 20 Mei 2020.

    Kendaraan arah mudik itu terdistribusi 39 persen di arah Timur, 36 persen melalui arah Barat dan 25 persen di arah Selatan. Adapun lalu lintas yang meninggalkan Jakarta dari arah timur terbanyak berasal dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama, menuju Jalan Tol Trans Jawa. Adapun GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

     

    Rincian distribusi lalin, yaitu GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 46.584 kendaraan, turun sebesar 79 persen dari Lebaran tahun 2019. Di GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 36.387 kendaraan, turun sebesar 60 persen dari Lebaran 2019. Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 82.971 kendaraan, turun sebesar 74 persen dari Lebaran tahun 2019.

     

    Kemudian, Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 77.360 kendaraan, turun sebesar 45 persen dari Lebaran 2019.

    Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan atau lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 53.683 kendaraan, turun sebesar 33 persen dari Lebaran tahun 2019.

    "Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah," tutur Dwimawan.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?