Lantik Pejabat Virtual, Sri Mulyani: Harus Kreatif dan Inovatif

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Bank Dunia di Energy Building, SCBD, Jakarta, Kamis, 30 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Bank Dunia di Energy Building, SCBD, Jakarta, Kamis, 30 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari ini melantik tiga pejabat baru di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Pelantikan yang merupakan kegiatan promosi dan mutasi di Kementerian Keuangan ini dilakukan secara virtual atau daring.

    Dalam pelantikan tersebut, Sri Mulyani berpesan untuk menjadikan momen pandemi COVID-19 sebagai suatu refleksi dan sekaligus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara

    "Dan terus menggelitik anda untuk menjadi pejabat yang mampu untuk berpikir inovatif kreatif dan mencari solusi bagi tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia," kata Sri Mulyani melalui video singkat yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Rabu, 20 Mei 2020.

    Adapun ketiga pejabat yang dilantik antara lain  Sekretaris BKF Ayu Sukorini, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso, dan Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi LPDP Wisnu Sardjono Soenarso. 

    Khusus untuk Sekretaris BKF,  Sri Mulyani memintanya agar menjadi penggerak dalam menyiapkan lembaga tersebut menjadi badan yang secara tepat, cepat, dan efektif dalam merumuskan kebijakan fiskal. "APBN 2020 yang disusun di tengah-tengah pandemi COVID-19 akan sangat dinamis, sehingga perlu kebijakan yang responsif terhadap keberlangsungan perekonomian," ucapnya.

    Adapun untuk pejabat baru LPDP, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu berpesan agar dapat terus melakukan perbaikan dan mengubah cara dalam memberikan dukungan beasiswa guna menyiapkan para generasi pemenang. Dia juga meminta untuk meningkatkan tata kelola efektivitas pengelolaan dana abadi LPDP, serta hubungan Kementerian Keuangan dan lembaga-lembaga di bawah kepengurusan LPDP.

    "Perbaiki publikasi dan layanan kepada masyarakat, agar masyarakat yang mendapatkan manfaat dari beasiswa LPDP seharusnya akan menjadi orang-orang yang memberi kontribusi di semua bidang," ungkap Sri Mulyani.

    Eko Wahyudi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.