Pagi Ini Melemah, IHSG Rawan Aksi Ambil Untung

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 20 Mei 2020, rawan aksi ambil untung (profit taking) oleh para investor.

    IHSG dibuka menguat 5,83 poin atau 0,13 persen ke posisi 4.554,49. Namun, pada pukul 09.24 WIB, IHSG melemah 0,48 poin atau 0,01 persen ke posisi 4.548,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,7 poin atau 0,4 persen menjadi 668,37.

    "Kami memprediksi IHSG hari ini rawan terkena aksi profit taking di tengah pelemahan bursa global," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Rabu.

    Selain itu, ada dua sentimen yang berpotensi mempengaruhi pergerakan IHSG pada hari ini. Yang pertama adalah pemberitaan harga properti bekas di atas Rp 1 miliar turun 30 persen dan yang kedua adalah perpanjangan PSBB hingga 4 Juni 2020 mendatang.

    Dari eksternal, bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup melemah setelah dalam beberapa hari sebelumnya mengalami penguatan. Indeks Dow Jones turun 1,59 persen, S&P 500 1,05 persen dan Nasdaq terkoreksi 0,54 persen.

    Para pelaku pasar mencermati perkembangan vaksin COVID-19 dimana pada percobaan tahap awalnya sudah baik.

    Investor juga mencermati potensi gelombang kedua wabah virus corona setelah beberapa negara bagian AS sudah mulai kembali melakukan aktivitas ekonominya.

    Sentimen negatif lain datang dari Gubernur The Fed Jerome Powell yang memberikan testimoni bahwa The Fed sudah siap untuk menanggung kerugian terhadap skenario-skenario buruk yang mungkin terjadi akibat wabah virus. Pernyataan bernada pesimis tersebut direspons negatif oleh pelaku pasar.

    Dari komoditas, harga minyak Brent turun 0,1 persen sedangkan minyak WTI flat 0,08 persen. Harga minyak masih menunggu dan mengantisipasi kepastian turunnya suplai pada awal Juni dimana para negara produsen minyak akan memangkas produksinya. Sementara itu, harga emas semalam naik 0,6 persen.

    IHSG sendiri kemarin ditutup naik 0.,83 persen ke level 4,548.7 setelah Bank Indonesia mempertahankan suku bunga di level 4,5 persen.

    Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 163,73 poin atau 0,8 persen ke 20.597,18, indeks Hang Seng menguat 30,62 poin atau 0,13 persen menjadi 24.418,75, dan indeks Straits Times melemah 10,53 poin atau 0,41 persen ke 2.570,8.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.